Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Buah Sisa Upacara Bisa Jadi Bahan Eco Enzym
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Anggota DPR RI, Nyoman Parta menyelenggarakan acara sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Balai Banjar Lebah, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh.
Dalam sosialisasi itu juga didemonstrasikan cara membuat cairan eco enzym, cairan pembersih alami. Dalam kesempatan itu, politikus PDIP asal Desa Guwang, Kecamatan Sukawati juga mengedukasi masyarakat tentang cara pembuatan eco enzym.
“Wujud cinta yang nyata terhadap NKRI salah satunya adalah dengan merawat lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, eco enzim sangat mudah dibuat, dan sangat ramah lingkungan. Bahkan, bahan pun mudah diperoleh, yakni sisa buah-buahan.
Apalagi setelah hari raya Galungan, akan banyak masyarakat memiliki sisa buah.
“Setelah Hari Raya Galungan yang tidak lama lagi, pasti banyak sisa buah ataupun kulit buah di masing-masing rumah tangga. Biasanya dibuang begitu saja, namun kini bisa jadi sesuatu yang bermanfaat yaitu eco enzym,” terangnya.
Parta juga mempraktekkan pembuatannya. Banyak yang kaget ternyata eco enzym itu wangi. Menurut salah satu peserta, Ibu Awik banyak yang mengira bahwa eco enzym memiliki bau yang kurang sedap, tapi ternyata justru wangi buah.
“Selain wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, kami sangat senang karena mendapat ilmu baru membuat eco enzym, jadi setiap rumah tangga bisa membuatnya dan sangat bermanfaat,” tutup Ibu Awik.
Sementara itu, materi 4 Pilar yang dibawakan yakni mengamalkan melakukan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Contoh sederhana adalah toleransi. Selanjutnya, diingatkan mengenai keberagaman suku, bahasa, agama, adat istiadat.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 343 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 276 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 220 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun