Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
KPPAD Bali Minta Anak-anak Hati-hati Saat Ngelawang
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pada Galungan-Kuningan, banyak anak ngelawang barong bangkung. Berkaca dari pengalaman tahun lalu, ada peserta ngelawang meninggal dunia tertabrak kendaraan, Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) meminta anak berhati-hati.
Komisioner Bidang Pendidikan KPPAD Bali, Made Ariasa, sangat mendukung berbagai kegiatan positif kreatif anak termasuk kegiatan seni budaya ngelawang barong.
“Kegiatan ngelawang biasanya dilakukan di jalanan baik di jalan perkampungan, banjar, jalan desa termasuk di perumahan bahkan juga di jalan raya hampir di semua kabupaten kota masih banyak digemari dan dijadikan budaya atau kegiatan rutin oleh berbagai sekaha,” ujarnya, Rabu (15/6).
Dikatakan, kegiatan seni selain mengisi waktu luang liburan hari raya juga sebagai bagian upaya pelestarian salah satu seni budaya warisan leluhur yang sangat agung dan dibanggakan.
“Bahkan di PKB pun diadakan kegiatan lomba ngelawang barong antar kabupaten kota se-Bali,” ujarnya.
Di balik upaya pelestarian seni budaya, kegiatan ngelawang barong ini dijadikan sebagai bentuk kegiatan mendapatkan sumbangan uang sebagai imbalan atas pentas hiburan yang sederhana bagi anak dan masyarakat umum.
“Sehingga kadang mereka bisa melakoni kegiatan ngelawang barong ini sudah meluas ke jalan raya bahkan bisa sampai sore atau malam,” ungkapnya.
KPPAD meminta semua pihak wajib memberi perhatian semua baik bagi anak maupun keluarga dan masyarakat untuk mencegah hal yang tidak kita inginkan.
“Sebagaimana kita ketahui, tahun 2021 lalu sudah pernah terjadi kecelakaan salah satu anak yang ikut sekaha ngelawang barong tertabrak kendaraan bahkan sampai meninggal,” ujarnya.
Bercermin dari kondisi tersebut, KPPAD mengingatkan anak, para orang tua, masyarakat termasuk aparat keamanan adat maupun kepolisian agar ikut memberikan perhatian atas kegiatan ngelawang barong.
“Bila perlu ada orang dewasa atau aparat keamanan ada memantau keamanan, keselamatan dan kenyamanan kegiatan,” harapnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 475 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 379 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 314 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan