Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Seniman AS Berencana Kirim 125 Patung ke Bulan dengan SpaceX
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seniman asal Amerika Jeff Koons berencana menerbangkan 125 patung ke Bulan dengan menggunakan pesawat luar angkasa SpaceX milik Elon Musk. Patung-patung ini merupakan versi miniatur yang diberi nama “Moon Phases”.
Dilansir laman Antara, Senin (20/6/2022), setiap patung fisik yang diterbangkan ke Bulan akan dijual sebagai Non-Fungible Token (NFT), berfungsi seperti sertifikat kepemilikan.
Patung-patung tersebut akan ditempatkan sejauh 384.400 kilometer (238.855 mil) terpisah dari pemiliknya.
Satu patung “Moon Phases” berukuran asli diluncurkan oleh Pace Gallery di acara pameran Art Basel di Swiss.
Patung berbentuk bulan seukuran bola pantai itu masih ditampilkan di pameran tersebut yang berlangsung pada 16 hingga 19 Juni. Nantinya, pembeli karya seni buatan Koons juga akan menerima patung seukuran aslinya dengan batu permata yang menandai lokasi patung versi miniatur di bulan.
Selain itu, “Moon Phases” juga dilengkapi dengan foto lokasi di bulan di mana miniatur patung-patung itu ditempatkan. Pace Gallery merupakan salah satu dari sedikit galeri besar yang telah merambah ke bidang NFT.
Menurut Clare McAndrew, penulis laporan pasar seni untuk Art Basel, hanya enam persen galeri yang menjual NFT pada 2021. Pasang surut pasar NFT tidak mengganggu pendirian Pace Gallery yang percaya bahwa NFT mewakili metodologi baru untuk mendistribusikan seni digital.
Selain karya Koons, pameran seni digital di Art Basel juga menghadirkan karya seniman Turki Ozgur Kar dengan medium layar LCD yang menampilkan seorang lelaki tengah dikelilingi oleh kerangka.
Karya ini sedang dijual oleh galeri Prancis Edouard Montassut.
Vive Arts, sementara itu, menawarkan pengalaman untuk menyelami seni digital dengan bantuan kacamata augmented reality (AR).
Karya seni itu menghadirkan avatar dalam bentuk 3D karya seniman Jerman Albert Oehlen.
Selain seni digital, Art Basel juga memamerkan sejumlah karya non-digital, mulai dari instalasi dibuat seniman Prancis-China Huang Yong Ping, menggambarkan dapur yang dipenuhi kecoak raksasa.
Hingga serangkaian potret yang diukir di kayu yang dibuat seniman Prancis-Kamerun Barthelemy Toguo. Sementara patung laba-laba karya seniman Prancis-Amerika Louise Bourgeois telah terjual senilai 40 juta dolar AS.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4602 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2408 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2063 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1666 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1103 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun