Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
YouTube Rilis Fitur Correction, Bisa Perbaiki Video Tanpa Upload Ulang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
YouTube memerkenalkan sebuah fitur baru bernama Correction. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengoreksi sebuah video tanpa perlu dihapus. Selama ini beberapa pengguna kerap kali menghapus video apabila ada beberapa klip yang perlu diedit.
Akibat itu, mereka memerlukan waktu tambahan untuk memperbaiki dan upload ulang video. Dengan fitur Correction, kreator bisa lebih mudah untuk menambahkan catatan informasi koreksi di video pada detik tertentu.
"Dengan peluncuran Correction, kreator konten dapat memperhatikan koreksi dan klarifikasi dalam deskripsi video mereka yang sudah diterbitkan," kata YouTube, dilansir dari Social Media Today, Selasa (21/6/2022).
Fitur Correction ini tampil di sudut kanan atas saat video dimainkan. Jika diklik, maka itu menampilkan sebuah timestamp yang deskripsinya bisa ditulis kreator untuk klarifikasi atau pernyataan tambahan.
Namun, Correction ini bukan berarti mengubah video secara keseluruhan. Kreator hanya bisa menambahkan deskripsi singkat di detik tertentu untuk menjelaskan lebih banyak informasi apabila dinilai kurang.
Meski demikian, fitur ini tetap dinilai berguna ketimbang kreator mesti hapus dan upload ulang video dengan kesalahan kecil. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1162 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 612 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 499 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 468 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 410 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung