Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Mega: Siapa yang Manuver Saya Pecatin
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Viral di media sosial Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan bagi kader yang membuat manuver untuk penentuan calon presiden (capres) agar segera keluar sebelum dipecat.
"Siapa yang berbuat manuver keluar, karena tidak ada dalam PDIP main 2 kaki main 3 kaki, melakukan manuver," tandasnya, saat sambutan pembukaan Rakernas di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (21/6).
Megawati mengingatkan seluruh kader bahwa dia memiliki hak prerogatif sebagai Ketua Umum untuk menentukan calon presiden. Amanat tersebut menjadi haknya, setelah seluruh kader secara mufakat memilihnya menjadi Ketua Umum. Megawati juga mengingatkan seluruh kader agar tidak berkomunikasi mendahuluinya terkait urusan koalisi.
"Ingat loh lebih baik keluar deh dari pada saya pecati kamu, saya pecati," tegasnya.
Megawati pun meminta semua kader untuk bersabar menunggu keputusannya dalam menentukan siapa sosok yang akan menjadi capres atau cawapres dalam Pemilu 2024 nanti, termasuk juga partai koalisi yang akan digandeng PDIP.
Sebelumnya dalam media sosial, dalam vlog Puan Maharani terlihat Presiden Joko Widodo menghadap Megawati. Belum diketahui apa agenda yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1161 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 568 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 498 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 467 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 409 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung