Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Terapi Tertawa Dapat Bantu Mengurangi Rasa Sakit dan Stres
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pakar kesehatan percaya tertawa secara sukarela tanpa alasan lebih memberi manfaat psikologis dan fisiologis daripada tawa spontan. Karenanya, terapi tertawa dipercaya dapat menyembuhkan stres.
Sebelunya, ilmu pengetahuan telah menunjukkan bahwa tawa nyata atau plasu memiliki efek yang sama dan positif pada tubuh. Karena tubuh tidak bisa membedakan antara tawa yang asli dan yang palsu.
Jadi tertawa sukarela, walau palsu, tetap dapat memberi manfaat positif.
"Tertawa yang baik dapat mengurangi hormon stres dalam tubuh seperti epinefrin (adrenalin), kortisol, hormon pertumbuhan dan banyak lagi," kata ahli Deepak Mittal, dilansir Hindustan Times.
Selain itu, tawa meningkatkan efektivitas sel T. Efek keseluruhannya adalah tingkat stres yang lebih rendah dan sistem kekebalan yang lebih baik.
Deepak Mittal juga mencatat manfaat kesehatan lain dari terapi tertawa, yakni:
- Merangsang organ
Terapi ini membantu dalam meningkatkan asupan oksigen, merangsang otot paru-paru dan jantung serta pelepasan endorfin oleh otak. Tertawa juga membantu meningkatkan sirkulasi darah.
- Meningkatkan suasana hati
Tertawa dapat mengurangi depresi, stres, dan kecemasan serta meningkatkan harga diri.
"Jika seseorang mengalami stres, rasa bersalah atau kemarahan, tertawa dapat mengalihkan fokus dari emosi negatif dan menaikkan suasana hati," kata Deepak Mittal.
- Mengurangi rasa sakit
Tertawa melepaskan endorfin dalam tubuh yang meredakan ketegangan otot. Karenanya, ini membantu mengurangi rasa sakit dan stres. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun