Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Gadis 20 Tahun Jadi Jemaah Haji Termuda Asal Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Selayaknya negara lain, Indonesia juga sudah mulai memberangkatkan jemaah haji ke Arab Saudi. Profil para pesertanya pun turut menjadi sorotan, termasuk Meila Cahyani, seorang gadis berusia 20 tahun warga Bali ini.
Gadis kelahiran Wonogiri, 5 Mei 2002 itu menjadi peserta haji termuda asal Bali. Namun keberangkatannya menjadi sorotan publik karena alasan di baliknya.
Pasalnya Meila bisa berangkat ke Tanah Suci karena menggantikan ayahnya yang sudah meninggal dunia. Mirisnya, sang ayah meninggal hanya beberapa waktu sebelum jadwal keberangkatan haji.
Mengutip haji.kemenag.go.id, ayah Meila, Muhammad Rais (46), sebenarnya dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 2019 lalu. Kala itu Rais seharusnya berangkat haji bersama istrinya, Purwanti.
Namun karena Rais yang meninggal dunia beberapa waktu sebelum jadwal keberangkatan haji, Purwanti pun akhirnya menunaikan ibadah haji sendiri. Pihak Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Provinsi Bali lantas menawarkan dua pilihan untuk Purwanti, yakni apakah porsi jemaah haji yang meninggal dunia akan diberikan kepada ahli waris atau menarik kembali biaya haji.
Akhirnya Purwanti mengambil keputusan untuk melimpahkan nomor porsi haji suaminya kepada sang anak sulung. Alhasil Meila pun mendapatkan kesempatan untuk berangkat haji di usianya yang masih 20 tahun.
Ditemui di kediamannya di wilayah Sanur, Denpasar Selatan, Meila mengaku tidak menyangka bahwa dirinya akan berhaji. Namun kala itu ia tidak terlalu banyak bercerita, membiarkan sang ibunda yang menerangkan situasinya.
Purwanti mengungkap ia dan suami sudah mendaftar haji sejak tahun 2012. Setelah menunggu selama tujuh tahun, panggilan ibadah haji itu akhirnya datang pada tahun 2019.
Namun rencana Allah ternyata berbeda, sebab Purwanti jadi harus menunaikan ibadah haji sendiri tiga tahun lalu. Sementara kini, sang putri sulung lah yang akhirnya menggantikan ayahnya untuk berhaji.
Kepada Kemenag, Meila yang sehari-hari mengabdi di salah satu pondok pesantren di wilayah Jember, Jawa Timur itu mengaku terharu bisa dapat kesempatan menunaikan ibadah haji di usia muda menggantikan ayahnya.
"Tidak ada harapan atau persiapan berlebih," tutur Meila mengenai persiapannya berangkat ke Tanah Suci. Ia mengaku hanya fokus mempersiapkan mental dan fisik untuk menjalankan ibadah haji.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2308 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan