Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Dadong Semangat Ngibing di PKB Hingga Jatuh dari Panggung
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kejadian tidak terduga yang dialami seorang dadong atau nenek di Pesta Kesenian Bali (PKB).
Diduga karena terlalu semangat saat ngibing (menari) dengan iringan musik Angklung Daun Kutus khas kabupaten Buleleng ini, si nenek tersebut jatuh dari atas panggung.
Hal ini diunggah oleh akun Instagram @baliklasikchannel, yang memperlihatkan keseruan gerak gerik seorang Dadong ngibing bersama seorang pria muda.
Ngibing sendiri sudah identik dengan kehidupan warga Bali, terutama pada perayaan-perayaan yang menghadirkan seorang penari maupun tabuhan musik.
Ngibing biasanya dilakukan oleh seseorang yang hendak menenami menari seorang penari di panggung, sehingga keduanya pun saling berlenggak lenggok mengikuti irama dan disaksikan oleh banyak orang.
Seperti yang dilakukan oleh nenek satu ini. Meski usai sudah tidak dewasa lagi tidak menyurutkan jiwa mudanya untuk mengekspresikan kemampuannya.
Hal ini bisa dilihat dengan caranya yang tengah menggoda pria dalam video itu, sampai-sampai target sasarannya terpojokkan di ujung panggung.
Akibatnya, nenek itu pun malah keblablasan dan akhirnya jatuh tersungkur dari panggung.
Sontak para penonton terkejut dan membantu nenek itu untuk bangkit kembali. Meskipun, sempat ada suara tawa penonton atas peristiwa lucu namun menyakitkan itu.
Tidak hanya itu, warganet pun mengaku dibuat terpingkal oleh kelakuan sang Dadong dalam mengibing
"Semangat sajan Dadong nih, sehat selalu Dadong," kata @aryadana_gi***
"Lek lucu ne ngibing ne, ngusir secara halus," ungkap @komangsudiart***
"Ulesne panakne seng baange ngibingne, jeg panak be gede to me baang ye ngibing neh kan lek dadine," tulis @walihdalemtaru***
(sumber:Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun