Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Saksikan Supermoon 14 Juli 2022, Terbesar dan Tercerah Tahun Ini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Supermoon terbesar dan tercerah pada 2022 akan terjadi pada 14 Juli 2022, bertepatan dengan Bulan Purnama di mana ukuran Bulan akan tampak lebih besar di langit.
Supermoon adalah sebutan untuk perigee syzygy, yang merupakan istilah ketika Bulan dalam fase penuh dan berada pada titik terdekat dengan Bumi di sepanjang orbitnya.
Jarak Bulan dari Bumi bervariasi karena orbitnya tidak melingkar sempurna, tetapi berbentuk oval.
Saat Bulan melintasi jalur elips ini di sekitar Bumi setiap bulan, jaraknya bervariasi sebesar 14 persen antara 356.500 km di perigee (pendekatan terdekat ke Bumi) dan 406.700 km di apogee (terjauh dari Bumi).
Baca juga:
NASA Tuding China Akan Ambil Alih Bulan
Ukuran sudutnya juga bervariasi dengan faktor yang sama, antara 29,4 arcmin dan 33,5 arcmin. Ketika Bulan Purnama bertepatan dengan perigee, Bulan tampak lebih terang daripada waktu lain.
Itu membuat Bulan muncul hingga 15 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang di langit malam. Menurut NASA, Bulan akan berada pada titik penuhnya pukul 13:38 PDT atau sekitar 01:39 WIB dini hari pada 14 Juli 2022.
Pada 14 Juli mendatang, jarak Bulan dari Bumi akan mencapai sekitar 357.418 km dan berada di konstelasi Sagitarius.
Menurut In The Sky, Bulan Purnama pada Juli juga memiliki julukan lain yaitu Buck Moon. Sebutan ini berasal dari Farmer's Alamanac yang dipopulerkan oleh suku asli Amerika.
Disebut Buck Moon karena Juli adalah waktu ketika rusa muda mulai memperlihatkan tanduk baru yang mulai tumbuh.
Dilansir dari CNET, Senin (11/7/2022), Supermoon adalah peristiwa langit yang paling mudah untuk disaksikan secara langsung, selama cuaca dalam keadaan cerah.
Jika cuaca di Indonesia tidak mendukung pada 14 Juli nanti, pengamat di Indonesia dapat menyaksikan Supermoon melalui siaran online yang digelar oleh Virtual Telescope Project di Roma.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun