Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Pulkam, DJ di Jembrana Buka Usaha Warung Iga Babi Bakar
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Herry Kurniawan (39) warga Satria, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, awalnya seorang Disc Jockey (DJ) di dunia malam, kini beralih menjadi penjual iga babi bakar di Jembrana.
Ia bertekad membuka usaha di depan rumah dulunya digunakan sebagai garasi mobil. Selain berprofesi sebagai DJ, ia memang menyukai hobi masak. Lantas, karena terdampak pandemi, ia memutuskan sepakat dengan istri untuk pulang kampung dan menjajal usaha iga babi bakar.
Ia mengaku memulai usaha secara online melalui sosial media. Meski demikian banyak konsumen yang menanyakan dimana lokasinya.
Herry mengatakan harga daging babi sebelumnya sempat naik Rp.100.000 per kilo. Kini mulai turun. Sedangkan iga babi tetap Rp.80.000 sama dengan harga daging babi saat ini. Meski bahan dagingnya terbilang mahal, namun tetap dibeli karena sebagai bahan utama.
"Awal Pandemi Covid-19 selama PPKM itu sangat tragis hingga 2 tahun berjalan. Saat itu benar-benar ujian terberat bagi keluarga," katanya.
Selain iga babi bakar, ia juga menyajikan menu siobak, sate babi plecing, soto sapi, bakwan.
"Harga dari Rp.10.000 hingga Rp.35.000 untuk semua menu kuliner," ujarnya.
Baca juga:
6 Buah Ini Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol
Menu iga babi bakarnya diracik dengan bumbu rempah Bali dan bumbu hoki. Setiap hari, ia bisa meraup Rp.500.000. Bahkan saat ramai bisa lebih tergantung pesanan.
Meski demikian, yang menjadi kendala jika nanti ada kenaikan harga bahan dasar bumbu atau rempah.
"Harga cabai, bawang merah, walau tidak sesulit minyak goreng juga masih sedikit mahal. Kenaikan cabai dan bawang dikarenakan hasil panen yang gagal dan juga komoditi ini didatangkan dari luar Bali," tutur Herry.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan