Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Kapal Yang Angkut Anggota DPR Hilang Kontak
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kapal milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dilaporkan hilang kontak di perairan Kabupaten Kepulauan Yapen, sejak Sabtu (16/7/2022) sekitar 12.30 WIT. Ada delapan orang yang jadi penumpang kapal itu, salah satunya adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Yonas Nusi.
“Benar ada laporan tersebut, kejadian itu baru dilaporkan oleh Marvin Rumkorem kepada anggota Polres Kepulauan Yapen, Minggu (17/7/2022) pukul 01.40 WIT,” ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, melalui keterangan tertulis, Minggu.
Dijelaskan Kamal, kapal tersebut berangkat dari Jayapura pada Sabtu dini hari dengan tujuan Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen. Kemudian sekitar pukul 12.00 WIT, salah satu penumpang menghubungi pelapor bahwa kapal yang mereka tumpangi sudah berada di sekitar Perairan Pulau Kurudu atau Tanjung Andei.
"Pukul 15.00 WIT pelapor mencoba menghubungi penumpang yang berada di kapal tersebut namun tidak bisa terhubung," kata Kamal.
“Polres Kepulauan Yapen sudah berkoordinasi dengan SAR Serui dan Polsek Yapen Timur untuk melakukan pencarian,” sambungnya.
Selain Yonas Nusi, tujuh penumpang lain yang ada di kapal tersebut adalah Jefri Robaha, Alex Donggori, Akwila Waromi, Derek Maniani, Andre Fonataba, Alfred Krisipu dan Kareni.(sumber: kompas.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3912 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3078 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2104 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2054 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun