Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Niat Jadi Tentara, Ketut Malah Ikuti Jejak Orang Tua Jadi Penjahit
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Warga Banjar Tegalbadeng, Desa Tegalbadeng Timur, Kecamatan Negara, Jembrana, I Ketut Wartama (43) tidak menyangka akan melanjutkan usaha menjahit yang dirintis oleh orang tuanya.
Sebab, selain keinginannya menjadi tentara setelah lulus STM jurusan otomotif tahun 1996, usaha penjahit yang diawali orang tua saat 1970 lalu dinilai bukan mata pencaharian yang menjanjikan.
"Hingga lulus sekolah, justru terpuruk malah tidak biaya masuk menjadi anggota TNI. Lantas coba berpetualang ke Surabaya bekerja di sebuah hotel. Hanya bertahan 2 tahun, lalu balik ke Bali dan kerja di restoran di Denpasar sebagai pencuci piring dan tak bertahan lama, hanya 6 bulan," ungkapnya.
Ketut menceritakan saat itu ia juga pernah bekerja di sebuah garmen yang sempat terbakar tahun 2000. Ditempatkan di bagian merajut benang, ia hanya bertahan setahun bekerja.
Akhirnya menikah di tahun 2002, dan memutuskan untuk menggeluti pekerjaaan warisan orang tuanya kembali sebagai penjahit yang dilakoninya sejak sekolah di STM.
Mencoba meraup rezeki dengan membuka usaha dengan nama Busana Tailor, kini Ketut dikaruniai 2 anak dimana yang pertama masih kuliah dan anak kedua kini sekolah di SMAN Negara.
"Suka duka, mensyukuri kerja dan menekuni serta bekerja dengan hati-hati. Risiko pekerjaan tentu ada tapi dinikmati dengan memohon doa pada Tuhan. Kini saya memiliki 3 mesin jahit dan 1 mesin obras. Untuk tenaga 1 orang dari tetangga sendiri," sebutnya.
Selain itu, Ketut yang punya hobi sampingan motor gede dan merawat burung mengatakan meski berpenghasilan tidak banyak, tapi itu cukup untuk kebutuhan hidup.
Omzet rata-rata yang biasanya ia peroleh dari menjahit mulai dari Rp.60.000 dan tertinggi Rp.150.000, baik itu jenis baju atau celana.
"Jangan lelah berusaha dan syukuri hidup apa adanya, justru dengan itu lebih semangat bekerja," ungkap Ketut yang termotivasi bekerja karena demi keluarga.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 963 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 785 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 608 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 564 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik