Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
Balita Terlantar di Denpasar Kerap Disiksa Pacar Ibunya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penyiksaan yang dilakukan pelaku Yohanes Paulus Maniek Putra alias Jo (39) terhadap balita Naya terbilang cukup sadis.
Bocah perempuan berusia 5 tahun itu tidak hanya dipukul berkali kali tapi juga disuruh Push-up dan lari marathon sampai lemas seperti layaknya orang dewasa.
Tak hanya itu pelaku memaksa untuk menekuk kaki korban supaya dilipat ke belakang kepala yang mengakibatkan paha kanan korban patah.
Sementara ibu kandung korban, yakni Dwi Novita Murti alias Novi terkesan membiarkan anak kandungnya disiksa oleh sang pacar asal Noelbaki, Kupang NTT tersebut.
Menurut Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Dwi Permana, pihaknya mengamankan ibu kandung dan pacar korban di rumah kosnya di Jalan Kerta Dalem Sari II No.8 Sidakarya Denpasar Selatan, pada Rabu 20 Juli 2022 sekitar pukul 10.00 WITA.
Keduanya diamankan karena diduga menelantarkan korban Naya yang ditemukan warga dalam kondisi luka luka di pinggir jalan Bedugul Sidakarya, Denpasar Selatan, pada Selasa 19 July 2022. "Keduanya masih kami periksa," ungkapnya.
Sementara dari hasil interogasi terhadap pelaku Jo, ia mengakui perbuatanya karena kesal dengan bocah malang tersebut.
"Pelaku mengaku kesal terhadap korban yang tidak mau tidur dan jika ditanya tidak mau menjawab sehingga dianiaya," beber Kompol Made Teja.
Selain itu, pelaku Jo mengaku menganiaya korban dengan cara memukul menggunakan tangan kosong ke arah perut sebanyak 2 kali. Perutnya korban juga dicubit.
"Pelaku memaksa korban untuk push up dan lari sampai lemas dan jatuh," ujarnya.
Kesadisan pelaku Jo tak berhenti sampai disitu. Ia juga menarik kaki korban lalu memaksa untuk menekuk kaki korban supaya dilipat ke belakang kepala. Akibatnya paha korban bagian kanan patah.
Penyiksaan terhadap korban semakin sadis lagi. Bocah yang saat ini masih dirawat di RS Wangaya Denpasar itu kepalanya dibenamkan ke sebuah ember hitam sebanyak 4 kali.
"Pelaku sudah menganiaya korban hampir 6 kali dengan cara menjambak rambut, memukul menggunakan sisir, menampar wajah, menendang pinggul korban," bebernya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4443 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2087 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1987 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1623 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1463 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan