Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Korut Tuding AS Gunakan Senjata Biologis di Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korea Utara menuding Amerika Serikat mengobarkan perang senjata biologis di Ukraina.
"[Washington] mendirikan banyak laboratorium biologi di puluhan negara dan wilayah, termasuk Ukraina, dengan mengabaikan perjanjian internasional," demikian laporan media pemerintah Korut, KCNA, dikutip dari AFP, Minggu (24/7).
Dalam laporan KCNA, AS telah mendirikan 46 laboratorium biologi rahasia di Ukraina selama 20 tahun terakhir. Pembangunan ini disebut untuk mengembangkan virus demam berdarah dan virus hantann.
AS juga melakukan penelitian berbahaya yang dinilai sebagai pengembangan faktor biologis untuk memusnahkan ras manusia atau bangsa tertentu. Korut memberi contoh bahwa banyak penyakit termasuk hepatitis A dan demam Nil menyebar, seiring dengan pelaksanaan program penelitian epidemi AS di Ukraina.
Washington, lanjut mereka, alih-alih mengakui secara jujur dan meminta maaf malah menggunakan segala macam trik untuk menutupinya. Tuduhan penggunaan senjata biologis AS oleh Korut mengamini klaim temuan Rusia pada Maret lalu.
Ketika itu, Moskow menuduh Washington mendanai penelitian pengembangan senjata biologis di Ukraina. Namun, AS dan Ukraina membantah bahwa laboratorium yang ada negara Eropa timur itu bukan untuk memproduksi senjata biologis.
AS juga mengatakan tuduhan tersebut bahwa Moskow yang justru menggunakan strategi semacam itu. Wakil Sekretaris Jenderal Urusan Pelucutan Senjata Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Izumi Nakamitsu, juga buka suara.
"[PBB] tak mengetahui adanya program senjata biologis di Ukraina," kata Nakamitsu pada Maret lalu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 335 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 265 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 214 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun