Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Bukan Ukraina, Rusia Serang Negara Ini dan Tewaskan 7 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia melakukan serangan udara ke negara bukan Ukraina. Negara itu adalah Suriah. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan serangan dilakukan di pedesaan Jisr al-Shughur, Suriah bagian barat, akhir pekan kemarin. Akibatnya tujuh orang tewas termasuk empat anak-anak.
Baca juga:
Gunung Api Sakurajima di Jepang Erupsi
"Anak-anak (yang tewas) semuanya berusia di bawah 10 tahun," kata Rami Abdel Rahman, kepala observatorium yang berbasis di Inggris itu.
"Enam dari korban dipastikan adalah warga sipil," tambahnya seraya menyebut ada banyak orang termasuk perempuan dan anak-anak masih terperangkap di bawah gedung yang hancur akibat serangan.
Rusia sendiri adalah pendukung utama rezim Presiden Bashar al-Assad. Dengan dukungan Rusia dan Iran, Damaskus merebut kembali sebagian besar tanah yang hilang pada tahap awal konflik yang meletus pada 2011, akibat pemberontakan oposisi.
Diketahui kelompok kontra al-Assad berada di sejumlah wilayah seperti Provinsi Idlib dan Aleppo, Hama dan Latakia. Para korban serangan terbaru ini diketahui pengungsi dari Hama.
Perang Suriah telah menewaskan hampir setengah juta orang. Konflik memaksa setengah dari populasi meninggalkan rumah mereka.
Ayhman Mozan, 31, mengaku kehilangan keempat anaknya dalam serangan Rusia tersebut. Dia mengaku, dirinya dan keluarganya sedang tidur ketika serangan pertama menghantam rumah mereka.
"Anak-anak saya pergi... orang-orang yang paling saya sayangi di hati saya telah tiada," katanya sambal berbaring di ranjang rumah sakit di kota perbatasan Darkush.
Dia membantu menyelamatkan istrinya dari bawah reruntuhan. Tetapi ketika dia mencari anak-anaknya, dia tidak dapat menemukan mereka.
"Rumah itu telah hancur total," kata seorang koresponden AFP di lokasi serangan.
Selain di Suriah, Rusia juga diketahui tengah berperang dengan Ukraina. Moskow menyerang Kyiv sejak 24 Februari dan belum mengakhirinya meski diberondong sanksi internasional.
Sementara itu, awal pekan ini, Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan dengan pemimpin Iran dan Turki terkait masalah Suriah di Teheran. Turki juga terlibat perang Suriah namun membela kelompok oposisi.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8195 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5687 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3552 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2403 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan