Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap empat orang terduga terorisme di wilayah Riau dan Sumatera Utara (Sumut). Kabar penangkapan tersebut juga telah dibenarkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.
"Benar [ada penangkapan]. Satu [ditangkap] di Riau, tiga di Sumut," ujarnya ketika dikonfirmasi, Jumat (22/7).
Kendati demikian, dirinya belum dapat merinci lebih lanjut perihal jaringan dan jabatan mereka yang ditangkap tersebut.
"Masih menunggu informasi tambahan dari Densus 88. Nanti akan diinfokan kembali," kata dia.
Sebelumnya Densus 88 Antiteror Polri menangkap total 13 tersangka teroris di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), pada Jumat (22/7).
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan para tersangka merupakan pendukung Jemaah Islamiyah (JI) dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Baca juga:
KPK Jemput Paksa Mardani Maming
"Densus 88 AT Polri melakukan penegakan hukum sebagai upaya pencegahan tindak pidana terorisme terhadap 2 kelompok terorisme JI dan JAD," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Ia menjelaskan, dari total 13 orang tersangka itu, sebelas di antaranya diduga terafiliasi dengan kelompok jaringan terorisme JI. Sedangkan dua tersangka lainnya berasal dari kelompok JAD.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 338 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 267 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 216 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun