Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Siap-siap, Bali Jadi Lokasi Pilot Project Kendaraan Listrik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bali memiliki Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Alhasil Bali menjadi pilot project untuk pengembangan kendaraan listrik.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Bali juga menerbitkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih, yang intinya mengatur bahwa energi yang digunakan di Bali harus berupa energi bersih yang bersumber dari energi baru terbarukan dan/atau gas.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra mengatakan, dengan kebijakan tersebut maka Bali menjadi pilot project kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Ajang KTT G20 akhir 2022 menjadi pemicu untuk mengarah kea rah kendaraan bersih dan ramah lingkungan.
“Tentunya pemda akan menggenjot Bali bersih, dan pemerintah pusat pun akan mendukung,” ujar Ika Putra di Bali, Rabu (27/7/2022).
Ika Putra melanjutkan, program tersebut akan dimulai dengan energi bersih di sektor transportasi dan penerangan jalan. Bahkan, sekarang ini para pejabat termasuk Gubernur Bali sudah menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas.
“Pejabat sudah memberikan contoh, sekarang tinggal dunia usaha agar mobil listrik ini laris, karena secara pajaknya juga kecil dan ramah lingkungan,” tutur dia.
Senada dengan Ika Putra, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian I Gusti Putu Suryawirawan juga berharap Bali bisa menjadi satu daerah percontohan atau klaster di mana di beberapa tempat sudah diwajibkan untuk menggunakan kendaraan listrik.
“Kami ingin semuanya bisa berjalan dengan lancar, agar kendaraan listrik di Indonesia ini bisa berkembang,” kata Putu di tempat sama.
Nandi Julyanto Direktur Production Engineering & Vehicle Manufacturing PT TMMIN mengatakan, Toyota Indonesia berkomitmen untuk mendukung kebijakan global dan pemerintah Indonesia.
Sebagai kontribusi Toyota Indonesia untuk mengurangi emisi CO2, yaitu dengan cara :
a. Memproduksi produk rendah emisi CO2 menuju era elektrifikasi
b. Menerapkan inovasi – teknologi rendah emisi CO2 dalam proses manufaktur
c. Melakukan perbaikan terus menerus untuk efisiensi energi (salah satunya melalui implementasi karakuri)
d. Memanfaatkan energi baru terbarukan secara bertahap
“Kami meyakini bahwa pendekatan multi-pathway, tidak hanya dalam sektor otomotif namun juga sektor lainnya seperti energi, industri dan lainnya akan memberikan dampak yang maksimal, karena pendekatan ini membuka kesempatan bagi semua kalangan untuk dapat berkontribusi dalam pencapaian target Net-Zero Emission,” kata Nandi. (Sumber: Kompas.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2803 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1975 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun