Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Taiwan Siapkan Bungker Siaga Serangan China
BERITABALI.COM, DUNIA.
Taiwan kini mempersiapkan bungker untuk melindungi penduduk mereka dari serangan udara di tengah tensi dengan China yang kian memanas. Pemerintah Taiwan mulai menentukan sejumlah lokasi yang dapat dijadikan bungker atau tempat perlindungan.
Beberapa lokasi itu adalah ruang parkir bawah tanah, sistem kereta bawah tanah, dan ruang bawah tanah pusat perbelanjaan. Taipei sendiri memiliki lebih dari 4.600 bungker seperti itu. Fasilitas itu dikabarkan mampu mengakomodasi sekitar 12 juta orang, atau empat kali lebih banyak dari populasi Taipei.
Salah satu warga di Taiwan, Harmony Wu (18) kaget saat mengetahui ruang bawah tanah pusat perbelanjaan yang menjadi tempatnya belajar menari bakal menjadi bungker jika perang meletus. Meski begitu, ia mengerti mengapa fasilitas tersebut dipilih.
"Memiliki bungker sangat penting. Kami tidak tahu kapan perang dimulai dan bungker membuat kami aman," kata Wu.
"Perang itu brutal. Kami tidak pernah mengalaminya jadi kami tidak siap," ujarnya lagi.
Tak hanya menentukan fasilitas untuk dijadikan bungker, pemerintah Taiwan terus memperbarui data lokasi bungker di negara itu dalam aplikasi ponsel. Pemerintah juga menginformasikan keberadaan bungker lewat media sosial dan poster.
Pintu masuk bungker ditandai dengan stiker kuning yang berukuran sebesar kertas A4. Stiker itu juga memuat jumlah maksimal orang yang dapat berlindung di bungker itu.
Tak hanya itu, pihak berwenang juga diwajibkan menjaga bungker mereka agar tetap bersih dan terbuka. Namun, bungker itu tak perlu dilengkapi suplai makanan dan air.
Sementara itu, persiapan Taiwan semakin ketat kala perang Rusia-Ukraina berlangsung.
"Lihatlah perang di Ukraina. Tidak ada jaminan bahwa masyarakat awam tak akan menjadi sasaran. Seluruh warga harus memiliki kesadaran krisis. Kita memerlukan bungker untuk menghadapi serangan komunis China," ujar Abercrombie Yang, direktur dari Kantor Administrasi Bangunan.
Sebelumnya, Taiwan menyelenggarakan latihan serangan udara untuk pertama kali sejak pandemi Covid-19. Warga diminta berlindung di parkiran ruang bawah tanah dengan menutupi mata dan telinga mereka untuk meminimalisasi dampak serangan.
Berbagai persiapan dilakukan Taiwan untuk menghadapi ancaman China. China sendiri mengklaim Taiwan sebagai bagian dari kedaulatannya, pun kerap menekan Taiwan dari segi politik dan militer.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1428 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1084 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 928 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 819 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik