Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Sri Mulyani: Ekonomi Dunia Terguncang Konflik China-Taiwan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Belum selesai urusan perang antara Rusia dan Ukraina, kini ekonomi global kembali menghadapi tantangan dan guncangan baru terkait pertikaian antara China dan Taiwan yang makin memanas.
Hal tersebut tak terlepas dari kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi yang datang ke Taiwan pada pekan kemarin. Kedatangan Nancy membuat China geram.
"Hadirnya Ketua DPR AS di Taiwan membuat eskalasi yang luar biasa. Tentunya menimbulkan kemungkinan dari sisi keamanan namun juga dari sisi politik ekonomi," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru 2022 Universitas Indonesia secara virtual, Senin (8/8/2022).
Baca juga:
Ini "Balas Dendam" Terbaru China ke Taiwan
Sri Mulyani menambahkan dalam konflik geopolitik tersebut instrumen ekonomi menjadi instrumen perang. Contohnya sanksi ekonomi yang dijatuhkan negara-negara Barat ke Rusia akibat menginvasi Ukraina.
"Tentu saja tidak hanya memberikan dampak dari sisi militer, tetapi dari sisi ekonomi dan keuangan negara," kata dia.
{bbseparator]
Kondisi ekonomi global saat ini makin penuh dengan ketidakpastian akibat situasi geopolitik sejumlah negara yang mempengaruhi dunia.
"Dengan dunia memiliki geopolitik yang luar biasa besar, maka seluruh dunia merasa tidak aman," katanya.
Ketidakamanan tersebut, menurut dia dapat mengancam hubungan antar negara yang selama tiga dekade di bawah asumsi bahwa dunia akan saling berhubungan baik dari sisi perdagangan, investasi, lalu lintas manusia, lalu lintas modal, lalu lintas barang, dan lalu lintas informasi.
Kondisi geopolitik saat ini yang penuh dengan potensi perang dan kompetisi, kata dia, pada akhirnya memicu banyak negara mencari hal-hal yang dapat meningkatkan ketahanan dari perekonomiannya masing-masing.
"Artinya proteksionisme kemungkinan akan semakin besar, blok akan semakin menguat," kata dia.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5968 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2649 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2302 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan