Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
40 Koper Milik Warga Bali di AS Dicuri, Kerugian Rp1,2 Miliar
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak 40 koper milik 18 warga negara Indonesia (WNI) asal Bali yang disimpan dalam sebuah truk sewaan dicuri oleh seseorang di Amerika Serikat (AS).
Diketahui truk diparkir di sebuah hotel di negara bagian Montana. Total kerugian mencapai lebih dari $88 ribu atau lebih dari Rp1,2 miliar.
Pencurian itu terjadi pada pekan lalu (10/8) sekitar pukul 02.00 waktu setempat di tempat parkir Hotel Extended Stay America di kota Billings, menurut laporan kasus yang dikeluarkan oleh polisi setempat.
Departemen Kepolisian Billings menerima laporan "aktivitas mencurigakan" dari seorang petugas hotel yang sedang piket. Ketika sedang patroli sekitar tengah malam, petugas itu melihat truk bermerk U-Haul yang terparkir di komplek hotel tersebut dalam keadaan tertutup.
Namun, ketika ia berpatroli lagi dua jam kemudian, ia melihat pintu truk sudah dalam keadaan terbuka dan bagian belakangnya kosong, menurut laporan kasus polisi (case report) yang dibaca VOA. Petugas itu sempat melihat sebuah kendaraan di dekatnya dan seseorang memasuki kendaraan itu, tulis laporan itu lagi.
Tidak ada rincian lebih lanjut. Dan tidak kamera CCTV di tempat kejadian.
Koper-koper dan segala isinya yang hilang itu adalah milik 18 WNI dari Bali. Mereka sedang berada di AS untuk mengikuti Sturgis Motorcycle Rally di negara bagian South Dakota. Para anggota Bali Indonesia Bikers ini berpawai naik 10 moge dan 1 truk sewaan berisi barang-barang sejauh hampir 2.500 kilometer. Perjalanan diawali di kota Seattle di negara bagian Washington dan berakhir di Rapid City, negara bagian South Dakota. Mereka singgah di tiga negara bagian, termasuk Montana.
"Di (truk) U-Haul itu berisi barang-barang kita. Jadi setiap stop itu kita selalu turunin barang-barang yang perlu saja," kata pemimpin rombongan Tommy Indrarji kepada VOA.
Ketika sedang beristirahat di hotel di Montana itulah pencurian diduga terjadi.
"Kita check-in hotel jam 10 (malam). Karena crowded, kita baru bisa masuk kamar jam 11 (malam). Kita keluar jam 7 pagi. Greg (rekan perjalanan) yang pertama kali memberitahu saya kalau koper itu sudah tidak ada di (truk) U-Haul," jelas Tommy.
Rombongannya kembali menghubungi polisi untuk melaporkan barang-barang yang hilang, termasuk uang tunai puluhan ribu dolar, tiga jam tangan Rolex, satu jam tangan Lamborghini, empat tas Louis Vuitton, beberapa laptop dan perangkat elektronik, pakaian, sepatu, kartu identitas, dan lain-lain. Jumlah kerugian diduga mencapai lebih dari $88 ribu atau lebih dari Rp1,2 miliar, menurut laporan kasus lanjutan.
"Bagi kami gini lah kalau namanya kejadian kejahatan, kalau masalah keikhlasan, karena kami warga negara yang beragama, pasti ikhlas." Namun, ia tetap mendesak agar polisi mengusut tuntas kasus ini. "Sangat disayangkan ya karena kita melihat hotelnya bagus, lingkungannya bagus, kita tidak di tempat yang kumuh dan di AS kok bisa terjadi?" kata Tommy.
Konsulat Jenderal Republik Indonesia San Francisco yang wilayah kerjanya mencakup Montana, telah menerima laporan tentang insiden itu. KJRI SF juga telah mengirim surat kepada Departemen Kepolisian Billings, meminta mereka untuk terus menyelidiki kasus ini dan melaporkan perkembangannya.
Sekarang ini, seluruh warga Bali itu berada di New York City dengan perlengkapan seadanya. Sebagian besar dari mereka akan pulang ke Bali pekan ini. (sumber:voaindonesia)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4127 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun