Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Navicula Soroti Habitat Orangutan di Sanfest 2022
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penampilan Navicula seolah memberikan makna tersendiri bagi Sanur Village Festival (SVF) 2022, Jumat 19 Agustus 2022 malam. Mengisi hari ketiga pelaksanaan, Band psychedelic grunge itu tampil di panggung Swana Stage.
Sejumlah isu sosial disoroti, mulai dari kelestarian satwa langka 'orang utan', pemanasan global, polusi, dan hal sebagainya yang tersirat dalam lagu yang mereka bawakan. Hal itu dipertajam dengan narasi-narasi yang mereka lemparkan, sehingga membuat penonton riuh bergemuruh.
Tampil sebagai penutup acara di hari ketiga pelaksanaan Sanfest, Navicula tampil pada pukul 21.45 WITA. Membuka penampilannya, mereka membawakan lagu Everyone Goes To Heavent dilanjutkan Busur Hujan. Band yang beranggotakan Gede Robi Supriyanto (vokal dan gitar), Dadang Pranoto (gitar), Supriatmoko (drum), dan Krishnanda Adipurba (bass) sukses membuat penonton keranjingan. Tidak sedikit penonton merupakan bule yang memang merupakan fans dari band tahun 1996 itu.
Menariknya, band berjuluk Green Grunge Gentlemen From Bali itu sempat menyinggung tentang pentingnya bulan Agustus bagi negara dan dunia. Selain merupakan bulan Kemerdekaan RI, tanggal 19 Agustus merupakan peringatan Hari Orangutan Internasional. Peringatan itu bertujuan untuk mendorong masyarakat agar mengambil tindakan dalam melestarikan spesies orangutan.
Sebab keberadaan satwa yang dilindungi itu masuk dalam redlist IUCN dengan status Critically endangered atau Kritis. Padahal keberadaannya sangat penting dalam menjaga keseimbangan dan kesehatan ekosistem.
Baca juga:
Kaos Khusus di Usia Perak Band Navicula
"Kami juga baru merilis podcast episode ke-8, tentang orangutan. Habitat mereka hanya ada di Indonesia, tidak ada di tempat lain. Mari kita jaga orangutan agar tetap lestari di habitat alaminya," terangnya, kemudian menyanyikan lagu orangutan.
Pada penampilannya itu Navicula membawakan 2 lagu dari album terbaru mereka, yaitu Kembali Ke Akar dan Dinasti Matahari. Dimana lagu tersebut diaktualisasi dengan kondisi saat ini dan tema dari Sanfest 2022, yaitu Surya Swana. Dimana Surya sebagai elemen kekuatan yang menjaga kestabilan dan keseimbangan bumi dengan pancaran sinarnya. Sehingga dapat tetap terjaga keselamatan semesta, ketenteraman alam dan kedamaian semua makhluk dalam perputaran cakrawala semesta.
Selain lagu tersebut, mereka kemudian membawakan lagu Metropolutan. Dimana video musik lagu tersebut sempat memenangkan RØDE Rockumentary pada tahun 2012. Video itu mengalahkan 500 video dari 48 negara dan berhak atas rekaman yang dilakukan di Record Plant Studios Hollywood. Kemudian dilanjutkan TVshit, Mafia Hukum, hingga lagu penutup Bali Berani Berhenti.
Lagu Bali Berani Berhenti didedikasikan untuk Bali tercinta dengan kearifan lokal Nyepi yang berkontribusi bagi dunia dan semesta. Dimana seluruh aktivitas manusia di Bali berhenti selama sehari saat nyepi. Selain itu ia juga mengapresiasi adanya regulasi Bali terhadap pengurangan sampah plastik.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4150 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1417 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 870 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 753 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun