Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
2 Korban Kompor Meledak Saat Ngaben Massal Meninggal
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dua korban yang dirawat dari peristiwa ledakan tabung gas minyak kompor pembakaran jenazah saat upacara ngaben massal meninggal dunia di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah atau (RSUP Sanglah) di Denpasar, Bali.
"Sudah dua yang meninggal dunia," kata Kepala Sub Bagian Humas RSUP, I Ketut Dewa Krisna, saat dikonfirmasi (21/8).
Dua korban itu, bernama Bagus Oscar Norizon Ninu dan I Kadek Gian Permana Putra, dua korban meninggal dunia pada Sabtu (20/8) kemarin.
"Tadi malam jam 20.00 WITA dan satu lagi jam 07:12 WITA," ujarnya.
Seperti yang diberitakan, sebanyak enam orang korban ledakan tabung gas tabung minyak kompor pembakaran jenazah saat upacara ngaben massal dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah atau (RSUP Sanglah) di Denpasar, Bali.
"Pasien luka bakar korban kompor meledak ada enam ke RSUP Prof. Ngoerah. Dengan luka terberat 94 persen dan terendah 38 persen, dan belum ada rencana tindakan," kata Kepala Sub Bagian Humas RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, I Ketut Dewa Krisna, Sabtu (20/8).
Ia menyebutkan bahwa untuk enam pasien atau korban yang mengalami luka bakar untuk saat ini menstabilkan kondisinya.
"Saat ini masih menstabilkan kondisi pasien untuk life support dengan resusitasi cairan untuk mengganti cairan dari luka bakar," ujarnya.
Seperti diketahui, sebanyak 8 orang mengalami luka bakar akibat peristiwa meledaknya tabung minyak kompor pembakaran jenasah saat upacara ngaben atau kremasi massal di Kuburan Desa Adat Selat, Desa Belega Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Jumat (19/8) kemarin sekitar pukul 19:30 Wita.
"Terjadinya korban luka bakar kemungkinan posisi korban dekat dengan sumber ledakan. Kasus ini, masih dalam lidik Polsek Blahbatuh," kata Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto, Sabtu (20/8).
Dalam peristiwa itu, sebanyak 8 orang mengalami luka bakar dengan identitas I Ketut Muliana (49) mengalami kedua jari tangan melepuh, Adi Wiranata (32) kedua tangan luka dan tubuh mengalami melepuh sekujur tubuh, I Gusti Nyoman Gede (60) mengalami siku tangan kiri luka, I Kadek Dwi Putra Jaya (32) mengalami luka melepuh sekujur tubuh.
Kemudian, I Gusti Ngurah Pradita (11) mengalami luka melepuh pada bagian tubuh, Bagus Oscar (34) mengalami luka melepuh sekujur tubuh, I Gusti Made Budiarta (50) mengalami luka melepuh pada sekujur tubuh, I Kadek Gian Pramana Putra (15) mengalami luka bakar sekujur tubuh.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4189 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1438 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 942 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 874 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 761 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun