Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Drama Korea Narco-Saints Bakal Dituntut Menlu Suriname
BERITABALI.COM, DUNIA.
Drama Korea Narco-Saints dikecam pemerintah Suriname lantaran dianggap menjelekkan imej negara mereka. Produser dari serial original yang dirilis Netflix pada 9 September 2022 ini akan dibawa ke meja hijau.
Menurut situs web pemerintah Suriname, Menteri Luar Negeri, Bisnis Internasional dan Kerjasama Internasional (BIBIS), Albert Ramdin, mengatakan pada 13 September bahwa dia akan mempertimbangkan tindakan hukum terhadap tim produksi Narco-Saints.
Menteri Ramdin mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap tim produksi dengan menjelaskan bahwa drama garapan sutradara film The Spy Gone North itu telah menodai imej negara mereka. Dalam Narco-Saints, Suriname digambarkan sebagai "negara narkoba."
Pemerintah Suriname juga akan mengajukan komplain kepada pemerintah Korea Selatan. Ramdin menekankan bahwa kebebasan berekspresi juga penting tetapi harus memiliki batasan.
Lebih lanjut, Ramdin menjelaskan bahwa Suriname bukanlah negara seperti yang digambarkan dalam drama. Mereka merasa tidak terlibat dalam perdagangan narkoba besar-besaran.
Sebagai tanggapan, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan dilaporkan memantau situasi setelah menerima laporan melalui kantor diplomatik setempat. Korsel dan Suriname diketahui menjalin hubungan diplomatik pada 1975.
"Setelah serial Netflix (Narco-Saints) ditayangkan, pemerintah Suriname belum menyatakan posisinya kepada pemerintah kami. Kami melanjutkan upaya untuk menjaga hubungan persahabatan dengan Suriname," kata pejabat dari Kementerian Luar Negeri Korsel dikutip dari Allkpop, Kamis (15/9/2022).
"Warga Korea yang tinggal di Suriname mungkin menghadapi kesulitan setelah penayangan drama tersebut. Kami akan melakukan yang terbaik untuk keselamatan mereka," ucap Kedutaan Besar Korsel di Venezuela.
Narco-Saints yang memiliki judul asli Suriname menceritakan tentang warga sipil yang terlibat operasi rahasia Badan Intelijen Nasional dalam upaya menangkap seorang gembong narkoba Korea yang telah mengambil alih Suriname.
Dalam drama yang dibintangi Ha Jung Woo dan Hwang Jung Min ini, pemerintah Suriname digambarkan sebagai organisasi korup yang membela kejahatan dengan menjadi bekingan bandar narkoba.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2948 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun