Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Drama Korea Narco-Saints Bakal Dituntut Menlu Suriname
BERITABALI.COM, DUNIA.
Drama Korea Narco-Saints dikecam pemerintah Suriname lantaran dianggap menjelekkan imej negara mereka. Produser dari serial original yang dirilis Netflix pada 9 September 2022 ini akan dibawa ke meja hijau.
Menurut situs web pemerintah Suriname, Menteri Luar Negeri, Bisnis Internasional dan Kerjasama Internasional (BIBIS), Albert Ramdin, mengatakan pada 13 September bahwa dia akan mempertimbangkan tindakan hukum terhadap tim produksi Narco-Saints.
Menteri Ramdin mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap tim produksi dengan menjelaskan bahwa drama garapan sutradara film The Spy Gone North itu telah menodai imej negara mereka. Dalam Narco-Saints, Suriname digambarkan sebagai "negara narkoba."
Pemerintah Suriname juga akan mengajukan komplain kepada pemerintah Korea Selatan. Ramdin menekankan bahwa kebebasan berekspresi juga penting tetapi harus memiliki batasan.
Lebih lanjut, Ramdin menjelaskan bahwa Suriname bukanlah negara seperti yang digambarkan dalam drama. Mereka merasa tidak terlibat dalam perdagangan narkoba besar-besaran.
Sebagai tanggapan, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan dilaporkan memantau situasi setelah menerima laporan melalui kantor diplomatik setempat. Korsel dan Suriname diketahui menjalin hubungan diplomatik pada 1975.
"Setelah serial Netflix (Narco-Saints) ditayangkan, pemerintah Suriname belum menyatakan posisinya kepada pemerintah kami. Kami melanjutkan upaya untuk menjaga hubungan persahabatan dengan Suriname," kata pejabat dari Kementerian Luar Negeri Korsel dikutip dari Allkpop, Kamis (15/9/2022).
"Warga Korea yang tinggal di Suriname mungkin menghadapi kesulitan setelah penayangan drama tersebut. Kami akan melakukan yang terbaik untuk keselamatan mereka," ucap Kedutaan Besar Korsel di Venezuela.
Narco-Saints yang memiliki judul asli Suriname menceritakan tentang warga sipil yang terlibat operasi rahasia Badan Intelijen Nasional dalam upaya menangkap seorang gembong narkoba Korea yang telah mengambil alih Suriname.
Dalam drama yang dibintangi Ha Jung Woo dan Hwang Jung Min ini, pemerintah Suriname digambarkan sebagai organisasi korup yang membela kejahatan dengan menjadi bekingan bandar narkoba.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5997 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4679 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2658 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2319 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan