Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Petani Bali Diimbau Mulai Adaptasi Perubahan Iklim
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Petani di Bali direkomendasikan untuk mulai melakukan langkah adaptasi terhadap fenomena perubahan iklim. Adaptasi menjadi penting untuk menghindari gagal panen ataupun penurunan produksi.
“Strategi adaptasi melalui optimalisasi pengelolaan sumberdaya eksisting, sumber daya air dan irigasi” kata Koordinator Bidang Data dan Informasi, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III, I Nyoman Gede Wiryajaya saat Webinar Kuliah Umum dengan tema “Mengenal Cuaca/Iklim dan Pemanasan Global” yang diselenggarakan oleh Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa di Denpasar pada Sabtu (17/9).
Wiryajaya yang juga merupakan Tim Sertifikasi Kesiapsiagaan Bencana Provinsi Bali mengungkapkan strategi adaptasi lainnya yaitu menggunakan varietas unggul tahan kekeringan, rendaman dan salinitas. Petani dapat juga mulai mengadaptasi teknologi memanen hujan.
“Menampung air hujan dan memanfaatkan untuk pengairan pada musim kering. Teknologi irigasi dengan meningkatkan nilai guna air mesti diadaptasi, misalnya irigasi tetes dan irigasi bergilir” ujar pria kelahiran Denpasar, 8 April 1969 tersebut.
Ia juga mengajak petani untuk berperan dalam melakukan mitigasi melalui penggunaan varietas padi rendah emisi. Langkah lainnya pengolahan tanah secara kering guna menekan produksi gas metan, serta menggunakan irigasi berselang.
Wiryajaya berharap petani mampu memanfaatkan informasi yang diberikan oleh BMKG secara optimal, sehingga kedepannya petani dapat menjaga stabilitas produksi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2267 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1572 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1540 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun