Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 24 Mei 2026
Putin Teken Dekrit Wajib Militer Usai Keteteran Lawan Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Vladimir Putin telah menandatangani dekrit mobilisasi parsial untuk mengerahkan warga ke dalam wajib militer. Dekrit ini dibuat kala perang Rusia vs Ukraina berjalan selama hampir tujuh bulan dan Moskow disebut-sebut mulai keteteran lawan pasukan Kiev.
"Saya menilai merupakan keharusan untuk mendukung proposal Kementerian Pertahanan dan Staf Umum untuk melakukan mobilisasi parsial di Federasi Rusia," kata Putin dalam pidato kenegaraannya, Rabu (21/9), dikutip dari AFP.
"Kami membicarakan mobilisasi parsial, hanya warga yang kini menjadi cadangan akan dikerahkan untuk wajib militer, dan di atas segalanya, orang-orang yang sempat bekerja dalam angkatan bersenjata memiliki spesialisasi militer tertentu dan pengalaman yang relevan," ujar Putin seperti dikutip dari Associated Press.
Tak hanya itu, mobilisasi parsial Rusia ini dimulai pada hari ini. Di sisi lain, penandatanganan dekrit tersebut dilakukan sehari setelah sejumlah wilayah Ukraina yang dikuasai Rusia berupaya mengadakan referendum.
Beberapa wilayah Ukraina, yakni Luhansk, Kherson, sebagian area Zaporizhzhia, dan Donetsk, mengumumkan rencana mereka untuk mengadakan referendum demi menjadi bagian dari Rusia pada Selasa (20/9).
Referendum ini rencananya dilakukan pada Jumat (23/9).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2046 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1884 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1395 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1274 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah