Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 25 September 2026
Bulfest 2026 Dibagi Tiga Zona, Usung Konsep Tempo Dulu
BERITABALI.COM, BULELENG.
Buleleng Festival (Bulfest) 2026 menghadirkan konsep baru dengan membagi area panggung menjadi tiga zona. Salah satu yang berbeda tahun ini yakni pembukaan Zona C di simpang Catus Pata Buleleng yang khusus digunakan untuk pementasan seni dan budaya.
Asisten I Setda Buleleng Putu Ariadi Pribadi mengatakan persiapan Bulfest 2026 kini telah mencapai sekitar 95 persen. Rundown acara juga telah ditetapkan dan mendapat persetujuan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra. Festival dijadwalkan mulai berlangsung pada Selasa (18/8/2026).
“Persiapan Bulfest sudah kurang lebih 95 persen. Sejak Senin kemarin, sudah mulai loading barang untuk pemasangan panggung dan tenda untuk UMKM," ujar Ariadi ditemui usai rapat persiapan Bulfest, Selasa (11/8).
Pembagian zona menjadi salah satu konsep utama dalam pelaksanaan Bulfest tahun ini. Zona A yang berada di Tugu Singa Ambara Raja akan menjadi panggung utama dengan mengusung konsep tempo dulu. Konsep tersebut diangkat untuk mengenalkan kembali suasana Buleleng pada masa lalu kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Sementara Zona B mengusung konsep modern kreatif. Zona tersebut berada di kawasan Gedung DPRD Buleleng dan ruang terbuka hijau Rumah Jabatan Bupati Buleleng. Sedangkan Zona C di Catus Pata diperuntukkan bagi kegiatan seni dan budaya.
“Kalau di Catus Pata ini masuk Zona C, yaitu budaya. Nanti ada pementasan terkait seni budaya, ada wayang, bondres, sekeha gong yang berhubungan dengan budaya Bali,” kata Ariadi.
Penggunaan Catus Pata sebagai lokasi pementasan seni budaya menjadi perubahan dari pelaksanaan Bulfest sebelumnya yang memanfaatkan Sasana Budaya.
Menurut Ariadi, pemindahan lokasi tersebut dilakukan berdasarkan masukan dari para seniman. Lokasi sebelumnya dinilai cenderung sepi dan memiliki ruang yang lebih sempit.
Dengan pemanfaatan Catus Pata, pementasan seni dan budaya diharapkan dapat lebih mudah diakses masyarakat selama pelaksanaan Bulfest 2026.
Selain persiapan panggung dan kegiatan festival, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga menyiapkan pengaturan lalu lintas selama Bulfest berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan Buleleng, Gede Gunawan AP, mengatakan sekitar 100 personel akan diterjunkan dan ditempatkan di 10 simpang jalan.
Personel tersebut bertugas mengatur arus lalu lintas, memberikan edukasi kepada pengguna jalan, serta membantu pengawalan apabila terdapat kondisi darurat, termasuk akses menuju rumah sakit.
Gunawan menambahkan, penataan kantong parkir juga telah dikoordinasikan dengan Desa Adat Buleleng. Petugas parkir dan pecalang yang ditunjuk desa adat nantinya tidak hanya bertugas menarik retribusi, tetapi juga membantu mengatur dan menjaga kelancaran lalu lintas selama Bulfest berlangsung.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8431 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5802 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3629 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2454 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar