Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Demi Karakter, Vino G Bastian Sampai Datangi 3 Psikolog
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Vino G Bastian mengaku melakukan persiapan yang total demi memerankan karakter Dodo dalam film Miracle in Cell No 7.
Sebab, Vino G Bastian tidak ingin orang-orang melihat karakter Dodo dalam film Miracle in Cell No 7 versi Indonesia ini mirip dengan film aslinya di Korea tanpa menghilangkan rasanya.
Karena itu, Vino G Bastian sedikit melakukan improvisasi pada kondisi kesehatan yang dialami Dodo dalam film tersebut.
"Akhirnya gue mengubah tingkatan disabilitasnya. Jadi, kalau yang di Korea itu tingkatnya ringan. Kalau ini gue ubah menjadi medium, terus gue tambahin sama autism," kata Vino G Bastian, mengutip dari video yang diunggah di YouTube TS Media, baru-baru ini.
Namun, Vino G Bastian melakukan hal ini juga tidak sembarangan. Suami Marsha Timothy ini sempat berkonsultasi dengan beberapa psikolog, supaya mengeksekusi karakter Dodo dengan lebih tepat.
"Tapi itu juga dengan pengetahuan psikolog ya. Jadi, gue ketiga psikolog. Terus gue tanya kalau script kayak gini itu cocoknya gimana. Lalu, psikolog itu kasih masukan," ujar Vino G Bastian.
Saran dari ketiga psikolog itulah yang menjadi bekal Vino G Bastian memerankan karakter Dodo dalam film tersebut. Karena, Vino G Bastian tidak ingin penonton yang melihat film itu merasa kasihan dengan fisiknya, melainkan situasi yang dialami Dodo.
"Ternyata tiga psikolog itu memberikan masukan yang sama. Akhirnya, jawaban dari ketiga psikolog ini gue bawa waktu reading," tutur Vino G Bastian.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan