Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Kasat Reskrim Polres Gianyar Bantah Ada Tajen di Payangan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Di tengah pelarangan judi dari Polri, muncul dugaan ada tajen gelap di Gianyar yang diselenggarakan di Desa Melinggih Kelod, Payangan.
Tajen gelap itu telah diatensi oleh Bid Propam Polda Bali.
Namun Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Aryo Seno Wimoko mengatakan, tajen yang diberitakan di Payangan itu tidak ada.
“Hoax ini, di Gianyar ngga ada tajen yang jalan sampai saat ini sepengetahuan saya,” ujarnya.
Dikatakannya juga, jika pun ada tajen yang berlangsung mungkin itu antar pemain yang mengadakan tetapi pihaknya tidak mengizinkan.
“Mereka (para pemain, red) sembunyi-sembunyi kali. Coba di cek ke Payangan yang diduga tempat main, mirip atau nggak sama di foto berita itu. Setahuku ngga ada arena besar di Payangan. Nggak bener kali itu beritanya,” tegasnya.
Sedangkan, Kapolsek Payangan, AKP I Putu Agus Ady Wijaya juga mengatakan hal yang sama. Bahkan dirinya baru tahu ada berita tersebut dari wartawan yang menanyainya.
“Saya tidak pernah mendapat informasi ada tajen berlangsung di Payangan, saya baru tahu ada berita seperti itu. Kami tidak berani melanggar perintah dari atasan,” katanya.
Ia juga berharap jika memang ada judi tajen yang berlangsung segera menginformasikan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3495 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1321 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 923 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 846 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 689 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun