Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
RSUD Mataram Luncurkan Rekam Medis Elektronik Pertama
BERITABALI.COM, NTB.
RSUD Kota Mataram resmi meluncurkan inovasi Rekam Medis Elektronik (RME) yang pertama di NTB pada Selasa (11/10). Program itu, diluncurkan langsung oleh Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana di Aula IGD Lantai 5 RSUD Kota Mataram.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengapresiasi kinerja RSUD Kota Mataram dengan menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, sekaligus menjalankan amanat dari Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis, yang mewajibkan fasilitas pelayanan kesehatan untuk menjalankan sistem pencatatan riwayat medis pasien secara elektronik paling lambat 31 Desember 2023.
"Rekam Medis Elektronik ini memberikan kemudahan serta kecepatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini perlu diapresiasi selain karena ini yang pertama ada di NTB, juga semakin menunjukkan kinerja positif RSUD Kota Mataram,” ujar Mohan.
Dalam kesempatan yang sama, Mohan juga menyampaikan, RME ini menjadi penting, mengingat perkembangan teknologi digital dalam masyarakat yang pesat mengakibatkan transformasi digitalisasi pelayanan kesehatan, sehingga rekam medis perlu diselenggarakan secara elektronik untuk menunjang kecepatan dalam memberikan pelayanan.
“Namun tentu saja dengan tetap memegang prinsip keamanan dan kerahasiaan data, serta informasi pribadi pasien,” pesannya.
Lebih jauh, dengan adanya layanan ini, akan semakin mempermudah tenaga kesehatan dalam memberikan layanan, karena data yang diperlukan bisa diakses dengan lebih mudah melalui platform digital, begitu juga bagi pasien.
RME bermanfaat sebagai gudang penyimpanan informasi secara elektronik mengenai status kesehatan dan layanan kesehatan yang diperoleh pasien sepanjang hidupnya. Selain itu, penggunaan RME memberikan manfaat kepada dokter dan petugas kesehatan dalam mengakses informasi pasien yang pada akhirnya membantu dalam pengambilan keputusan klinis.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4677 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2656 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2316 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan