Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
RSUD Mataram Luncurkan Rekam Medis Elektronik Pertama
BERITABALI.COM, NTB.
RSUD Kota Mataram resmi meluncurkan inovasi Rekam Medis Elektronik (RME) yang pertama di NTB pada Selasa (11/10). Program itu, diluncurkan langsung oleh Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana di Aula IGD Lantai 5 RSUD Kota Mataram.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengapresiasi kinerja RSUD Kota Mataram dengan menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, sekaligus menjalankan amanat dari Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis, yang mewajibkan fasilitas pelayanan kesehatan untuk menjalankan sistem pencatatan riwayat medis pasien secara elektronik paling lambat 31 Desember 2023.
"Rekam Medis Elektronik ini memberikan kemudahan serta kecepatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini perlu diapresiasi selain karena ini yang pertama ada di NTB, juga semakin menunjukkan kinerja positif RSUD Kota Mataram,” ujar Mohan.
Dalam kesempatan yang sama, Mohan juga menyampaikan, RME ini menjadi penting, mengingat perkembangan teknologi digital dalam masyarakat yang pesat mengakibatkan transformasi digitalisasi pelayanan kesehatan, sehingga rekam medis perlu diselenggarakan secara elektronik untuk menunjang kecepatan dalam memberikan pelayanan.
“Namun tentu saja dengan tetap memegang prinsip keamanan dan kerahasiaan data, serta informasi pribadi pasien,” pesannya.
Lebih jauh, dengan adanya layanan ini, akan semakin mempermudah tenaga kesehatan dalam memberikan layanan, karena data yang diperlukan bisa diakses dengan lebih mudah melalui platform digital, begitu juga bagi pasien.
RME bermanfaat sebagai gudang penyimpanan informasi secara elektronik mengenai status kesehatan dan layanan kesehatan yang diperoleh pasien sepanjang hidupnya. Selain itu, penggunaan RME memberikan manfaat kepada dokter dan petugas kesehatan dalam mengakses informasi pasien yang pada akhirnya membantu dalam pengambilan keputusan klinis.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3050 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1826 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun