Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 27 Mei 2026
Genjot Produksi Kakao, Jembrana Gandeng Puslitkoka Jember
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pemerintah Kabupaten Jembrana melaksanakan kerja sama dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Jember, Jawa Timur.
Kerja sama untuk menguatkan keberadaan kakao sebagai komoditi unggulan di Jembrana, Pemerintah Kabupaten Jembrana ditandai penandatangan MOU (Memorandum of Understanding) oleh Bupati I Nengah Tamba bersama Kepala Puslit Kopi & Kakao Indonesia, Dini Astika Sari diaula rapat Puslit Kopi & Kako Indonesia Jember, Rabu (12/10/2022).
Usai penandatangan MOU sendiri, Bupati yang didampingi Asisten II I Gusti Ngurah Sumber Wijaya beserta kepala OPD terkait diajak untuk melihat secara langsung bagaimana ekosistem yang sudah terbentuk dengan baik. Mulai dari pembibitan, pengolahan hingga menjadi produk yang sudah jadi.
Selain itu, melihat langsung bibit yang akan diambil dari Puslitkoka untuk menggenjot produksi kakao di Jembrana. Sebanyak 50 ribu bibit diambil Pemkab Jembrana bersumber dari APBD. Sisanya sebanyak 300 ribu bibit akan diambil dari bantuan Kementerian pertanian.
”Bibit itu akan disalurkan untuk mewujudkan Kabupaten Jembrana sebagai daerah penghasil kakao di dunia. Maka kita bekerjasama dengan Puslitkakao, memperbanyak bibit untuk disalurkan ke Jembrana. Tentunya bibit yang kita ambil, bibit dengan varietas unggul, tahan juga dengan penyakit,” kata Bupati .
Bupati juga mengaku bersyukur kakao Jembrana dilirik buyer buyer dunia dengan datang langsung ke Jembrana. Hanya saja Ia masih melihat kekurangan dari sisi itu.
“Kita belum punya supply yang optimal. Kalau dari sisi aroma kita sudah juara, kebutuhan akan ekspor terus meningkat. Sehingga dengan kerjasama ini kita harapkan produksi akan makin optimal, tentunya dari bibit yang menghasilkan kakao berkualitas juara,“ ujar Bupati Tamba.
Bupati Tamba menyampaikan kekagumannya terhadap apa yang di lihat di Puslitkoka Indonesia ini. Disamping menjadi pusat penelitian, juga berjalan sebagai wahana agrowisata. Pihaknya ingin hal seperti ini juga diterapkan di Kabupaten Jembrana apalagi kakao Jembrana juga sudah sangat dikenal oleh dunia dan sebagai persiapan menyambut Jembrana Emas 2026.
“Astungkara dari kerjasama ini hasilnya akan baik mendukung Jembrana emas 2026. Menghasilkan produk kakao berkualitas baik. Dari sisi kualitas dan aroma , termasuk kuantitasnya. Kita akan suguhkan cokelat pada tamu tamu yang datang ke Jembrana,” ungkapnya .
Sementara Kepala Puslit Kopi & Kakao Indonesia, Dini Astika Sari atas kerjasama dengan Pemkab Jembrana ini merupakan suatu kehormatan bisa terus bersinergi.
“Bagi kami kerjasama ini merupakan sinergi yang luar biasa. Komitmen bersama membangun petani petani mandiri di Kakao,“ tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2211 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2090 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1552 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1435 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli