Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Produksi iPhone 14 Plus Dihentikan, Apple Kaji Ulang Permintaan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Apple disebut menghentikan produksi iPhone 14 Plus untuk sementara.
Mengutip sumber pemasok, The Information, dilansir laman 9to5Mac, Rabu (19/10/2022), melaporkan bahwa Apple meminta tim pengadaannya, mengevaluasi kembali permintaan untuk iPhone 14 Plus.
iPhone 14 Plus hanya tersedia di toko pada 7 Oktober, tetapi pre-order untuk model 900 Dolar AS itu, dibuka untuk sebagian besar September lalu.
Apple memprioritaskan pengiriman iPhone 14, iPhone 14 Pro, dan iPhone 14 Pro Max bulan lalu.
iPhone 14 Plus adalah segmen harga baru di jajaran iPhone unggulan, menggantikan iPhone 13 mini seharga 200 Dolar AS yang juga berkinerja buruk.
Penjualan mini iPhone 12 dilaporkan sangat lesu sehingga Apple beralih ke penjualan model yang lebih besar, jauh sebelum iPhone 14 Plus diumumkan.
Baca juga:
Twitter Bekukan Akun Ekuitas Karyawan
Information melaporkan bahwa Apple tampaknya kurang yakin tentang permintaan pelanggan untuk iPhone 14 dengan layar lebih besar.
Sumber rantai pasokan memberi tahu Wayne Ma bahwa Apple telah meminta setidaknya assembler untuk "segera menghentikan produksi [iPhone 14 Plus]."
Sementara itu, Ma melaporkan bahwa dua pemasok Apple "yang mengandalkan suku cadang dan merakitnya menjadi modul yang lebih besar" menurunkan produksi sebesar 70 persen dan 90 persen.
Mengapa itu terjadi?
Faktor-faktor yang mungkin berperan di sini termasuk meningkatnya biaya hidup sehari-hari karena inflasi dan ekonomi global yang lebih lemah. Apple juga telah memposisikan iPhone 14 Plus pada titik harga yang logis namun sulit.
Di mana iPhone 14 berharga 799 Dolar AS dan memiliki layar yang cukup besar. iPhone 14 Plus seharga 899 Dolar AS memiliki tampilan yang lebih besar, tetapi tidak ada perbedaan lain.
Itu dibandingkan dengan iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max, masing-masing dengan harga 999 Dolar AS dan 1.099 Dolar AS, yang menampilkan sistem kamera lebih canggih dan tata letak sensor yang didesain ulang.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5506 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2315 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan