Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 27 Mei 2026
Konser Ini Lebihi Kapasitas, 11 Orang Tewas Kehabisan Napas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Setidaknya 11 orang tewas akibat kesulitan bernapas ketika menghadiri konser di Kinshasa, Kongo, yang melebihi kapasitas pada akhir pekan lalu.
"Sebelas orang tewas, termasuk 10 di antaranya karena kehabisan napas dan jatuh, dan tujuh lainnya dirawat di rumah sakit," ujar Menteri Dalam Negeri Kongo, Daniel Aselo Okito, seperti dikutip Reuters, Minggu (30/10).
Wartawan Reuters di lapangan melaporkan bahwa pengunjung memang melebihi kapasitas tempat yang seharusnya hanya bisa menampung 80 ribu orang. Akibatnya, sejumlah pengunjung di depan panggung terpaksa ke kawasan VIP dan tempat yang sudah dipesan sebelumnya.
Sejak sebelum konser, pasukan keamanan memang sudah menembakkan gas air mata ke arah massa yang berkumpul di depan lokasi sebelum konser dimulai.
Mereka berkerumun di depan Stadium of Martyrs itu untuk menyaksikan aksi panggung musisi kelahiran Kinshasa, Fally Ipupa, yang terkenal tak hanya di Kongo, tapi juga Eropa.
Ipupa sendiri baru mengetahui mengenai kematian para penggemarnya ketika ia bangun di pagi hari setelah malam konser.
"Menyakitkan bagi saya. Saya dari Kinshasa dan tentu saya merasakan duka keluarga [korban]," ucap Ipupa.
Ini bukan kali pertama konser Ipupa diwarnai kericuhan. Pada 2020 lalu, kepolisian Prancis mengevakuasi stasiun kereta di Paris karena sejumlah orang melakukan pembakaran menjelang konser Ipupa.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2185 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2050 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1519 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1406 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli