Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Alami Baby Blues, Kylie Jenner Menangis 3 Minggu Tanpa Henti
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pada bulan Februari 2022, Kylie Jenner melahirkan anak keduanya dengan Travis Scott, yang berjenis kelamin laki-laki. Belakangan, wanita berusia 25 tahun itu membuka tentang kesedihan yang dia rasakan setelah melahirkan putranya.
Pada Musim Kedua, Episode Lima, dari "The Kardashians," yang ditayangkan perdana pada Kamis, 20 Oktober, Kylie mengatakan bahwa hidupnya menjadi "sulit" setelah dia melahirkan putranya.
Dilansir dari Today, ia mengaku mengalami baby blues dan menangis setiap hari hingga tiga minggu lamanya.
"Saya menangis tanpa henti sepanjang hari selama tiga minggu pertama," katanya kepada Kendall Jenner, yang datang mengunjunginya di kantor Kylie Cosmetics.
"Saya menangis selama tiga minggu. Setiap hari, sampai saya berbaring di tempat tidur dan kepala saya akan sangat sakit. Itu hanya baby blues dan kemudian hilang. Saya juga mengalaminya dengan Stormi," dia menambahkan.
Ia yakin bahwa kondisinya saat itu adalah baby blues, bukan depresi pasca persalinan.
"Saya bukan dokter tetapi saya membaca di Google ... Mereka menyebutnya baby blues ketika itu tidak berlangsung selama enam minggu. Setelah sekitar enam minggu, saya mulai merasa lebih baik," jelasnya.
Kylie juga mencatat bahwa dia tidak mengalami "hari-hari buruk" dengan tubuhnya dan dia merasa "sangat baik" tentang penampilannya.
"Saya mencintai tubuh saya," katanya. "Saya merangkul tubuh PP saya: Postpartum."
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan