Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Truk Pengangkut Kayu Terguling, Dua Tewas Sepuluh Buruh Luka

Kamis, 10 November 2022, 22:01 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Truk Pengangkut Kayu Terguling, Dua Tewas Sepuluh Buruh Luka.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Herman (29 tahun) alamat Dusun Luk Barat, Desa Gondang, Kecamatan Gangga dan Epan Sutomo (29 tahun) alamat Dusun Sejuik, Desa Rempek, Kecamatan Gangga menjadi korban tewas, dalam kecelakaan tunggal kendaraan truk, yang terguling di Jalan Raya Bayan, Dusun Pawang Kunyit 1, Desa Mumbulsari, Kecamatan Bayan, KLU, Rabu (9/11) sekitar pukul 17.45 WITA.

Truk nahas itu membawa kayu kebun dan 12 orang penumpang atau buruh yang duduk di bak belakang. 

Kasat Lantas  Polres Lombok Utara, IPTU Asri Putra Bahari mengatakan truk dengan Nomor Polisi  DR 8100 S yang dikemudikan oleh Alwan Wijaya (42 tahun), warga Dusun Karang Pendagi, Desa Gondang, Kecamatan Gangga. Truk melaju dari arah Dusun Munder menuju Desa Mumbul Sari (selatan ke utara).

"Sebelum kecelakaan, pengemudi merasakan ada masalah dengan rem dan sempat berhenti di sebuah bengkel di Dusun Belencong dekat tempat kejadian," ungkap Kasat Lantas IPTU Asri Putra Bahari, Kamis (10/11). 

Diungkapkan Kasat Lantas, pada saat dicek ternyata minyak rem kendaraan habis, namun karena di bengkel tersebut tidak ada menjual minyak rem sehingga pengemudi melanjutkan perjalanannya dan setelah beberapa saat kendaraan tersebut berjalan melaju meninggalkan bengkel tersebut.

Namun tiba-tiba rem kendaraan tidak berfungsi atau blong, sehingga membuat pengemudi tidak bisa menguasai laju kendaraan. Beberapa orang penumpang atau buruh yang ada di bak kendaraan panik dan melompat dari atas kendaraan. Selanjutnya sekitar 1 km terjadilah kecelakaan tunggal truk terguling. Selain korban tewas, 10 penumpang lainnya mengalami luka-luka.

“Tindakan yang telah diambil oleh petugas setelah terjadinya laka lantas, selain mendatangi dan olah TKP, petugas laka lantas langsung membawa korban ke puskesmas baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka,” tutur Kasat Lantas.

Korban meninggal dilakukan visum luar saja, dan dibersihkan oleh tim medis dan dijemput langsung oleh keluarga korban. Sedangkan korban luka-luka dilarikan ke Pustu Desa Mumbulsari untuk dilakukan tindakan pertama pada kecelakaan sembari menunggu keluarganya menjemput. Korban yang mengalami luka parah langsung dibawa  ke Puskesmas Gangga.

“Diharapkan sebelum menjalankan kendaraannya tersebut harus dicek betul tentang LATBOS (Listrik atau pengapiannya, air di radiator, tekanan udara pada ban, busi, oli baik itu oli mesin, power steering maupun minyak rem dan surat-surat kendaraan sehingga kemungkinan yang terjadi yang diakibatkan oleh kendaraan yang dibawa bisa diminimalisir,” tegas Kasat Lantas. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami