Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 28 September 2026
Tantang AS, Kim Jong Un Janjikan Perang Nuklir
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemimpin tertinggi Korea Kim Jong Un bersumpah akan menanggapi ancaman terhadap negaranya dengan menggunakan senjata nuklir. Berdasarkan laporan media pemerintah Korea Utara, KCNA, hal itu diungkapkan Kim saat dia memeriksa langsung uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM).
Baca juga:
Tabung Gas Meledak, Sembilan Orang Meninggal
Negara itu meluncurkan rudal tersebut tak lama setelah memberikan peringatan keras terhadap Amerika Serikat yang terus melakukan latihan militer bersama Korea Selatan dan Jepang. Menurutnya, ancaman dari AS dan sekutunya mendorong negaranya untuk secara substansial mempercepat penguatan pencegahan nuklirnya.
"Partai dan pemerintah kami akan dengan tegas bereaksi terhadap nuklir dengan senjata nuklir dan konfrontasi total dengan konfrontasi habis-habisan," katanya, Sabtu (19/11/2022).
Sebelumnya, Kepala Staf Gabungan Seoul mengatakan telah mendeteksi rudal balistik jarak jauh pada Jumat sekitar pukul 10:15 waktu setempat yang ditembakkan dari daerah Sunan di Pyongyang menuju Laut Timur, mengacu pada badan air yang juga dikenal sebagai Laut Jepang.
Dewan Keamanan Nasional Korea Selatan pun langsung mengadakan pertemuan untuk membahas dugaan peluncuran ICBM tersebut. Tokyo juga mengonfirmasi peluncuran tersebut. Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan rudal diyakini telah jatuh di perairan dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE).
"Rudal balistik yang diluncurkan oleh Korea Utara diyakini telah mendarat di ZEE kami di sebelah barat Hokkaido," kata Kishida kepada wartawan di sela-sela KTT APEC di Bangkok, dikutip AFP.
Baca juga:
Cucu Joe Biden Resmi Menikah di Gedung Putih
ZEE terbentang hingga 200 mil laut dari garis pantai Jepang, di luar batas perairan teritorialnya. Kementerian pertahanan Jepang sebelumnya mengatakan rudal itu adalah "kelas ICBM".
"Kami melakukan protes keras ke Korea Utara. Mereka mengulangi tindakan provokatif dengan frekuensi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kami sekali lagi menyatakan dengan tegas bahwa ini benar-benar tidak dapat diterima," tutur Kishida.
Adapun, peluncuran itu terjadi sehari setelah Korea Utara menembakkan rudal balistik jarak pendek ketika menteri luar negerinya, Choe Son Hui, memperingatkan Pyongyang akan mengambil tindakan militer "lebih keras" jika Amerika Serikat memperkuat komitmen "pencegahan yang diperpanjang" terhadap sekutu regional.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8495 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5838 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3661 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2490 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar