Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Dokter Angkat 187 Uang Koin dari Perut Pria 'Pemakan Receh'
BERITABALI.COM, DUNIA.
Tim dokter bedah berhasil mengangkat sekitar 187 uang koin dari pria 'pemakan receh' dari Distrik Bagalkot di negara bagian Karnataka, India selatan.
Seperti dikutip dari The Independence, pria 58 tahun itu juga dinilai mengalami kondisi gangguan kejiwaan. Dokter menyebutkan bahwa pria itu sempat mengeluhkan rasa sakit di bagian perut dan muntah-muntah beberapa kali.
Dokter bedah internis di rumah sakit HSK Bengaluru, Eshwar Kalaburgi, mengatakan pria yang didiagnosis mengidap skizofrenia itu sudah menelan koin-koin selama dua hingga tiga bulan.
Sebanyak 187 uang koin yang berhasil diangkat dari perut pria itu mencapai 1,5 kilogram. Total 56 koin merupakan pecahan 5 Rupee, 51 koin adalah 2 Rupee, sedangkan 80 keping lainnya pecahan 1 Rupee.
Kepada kantor berita India, ANI, seperti dikutip dari Independent, Kalaburgi mengatakan pasien yang mengalami pembedahan itu sama sekali tak sadar telah memakan uang receh tersebut.
"Ini kasus langka. Ini kasus pertama kali yang saya tangani selama 40 tahun karier," ujar Kalaburgi.
Ia mengatakan pembedahan itu memakan waktu hingga lebih dari dua jam untuk mengeluarkan 187 koin dari perut pria India itu.
"Perutnya mengalami pembesaran yang luar biasa dan banyak koin tersangkut di berbagai tempat di dalam perut," tutur Kalaburgi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4506 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2320 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1960 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1591 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1035 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun