Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Lima Cara Mencegah Kanker Serviks, Bisa Dilakukan Sejak Dini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kanker serviks jadi salah satu jenis kanker yang banyak menyerang perempuan. Ada beberapa cara mencegah kanker serviks yang bisa Anda lakukan.
Kanker serviks adalah kanker yang tubuh di sel-sel rahim. Berdasarkan catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ada sekitar 604 ribu kasus kanker serviks baru pada 2020 lalu, dengan angka kematian mencapai 342 ribu.
Kanker ini disebabkan oleh infeksi Human papillomavirus (HPV). Virus ini utamanya ditularkan melalui kontak seksual.
Gejala kanker serviks
Sama seperti penyakit lainnya, penyakit kronis juga ditandai dengan beberapa gejala. Berikut beberapa gejala kanker serviks, mengutip laman Mayo Clinic:
- pendarahan pada vagina setelah berhubungan seksual,
- keputihan berair dan berdarah,
- nyeri panggul saat berhubungan intim,
- periode menstruasi yang lebih lama.
Jika sel kanker telah menyebar ke jaringan atau organ terdekatnya, maka gejala yang ditimbulkan seperti berikut ini:
- sakit saat buang air kecil,
- diare,
- kelelahan,
- penurunan berat badan tiba-tiba,
- nyeri panggul.
Cara mencegah kanker serviks
Tapi jangan khawatir, kanker serviks bisa dicegah. Berikut beberapa cara mencegah kanker serviks yang bisa dilakukan, merangkum berbagai sumber.
1. Vaksin HPV
Vaksin jadi salah satu cara paling ampuh untuk menghindari risiko kanker serviks. Mengutip laman American Cancer Society (ACS), vaksin ini hanya berfungsi untuk mencegah paparan HPV.
Karena itu pula, vaksin ini paling efektif diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual. Vaksinasi HPV dianjurkan diberikan pada anak usia 9-26 tahun. Namun, ACS tidak merekomendasikan pemberian vaksin HPV untuk orang berusia lebih dari 26 tahun.
2. Gunakan kondom
Kondom dapat melindungi seseorang dari paparan HPV. Namun, kondom tak bisa memberikan perlindungan 100 persen. Pasalnya, kondom tidak dapat menutupi setiap area tubuh yang mungkin terinfeksi HPV seperti area anus.
3. Hindari merokok
Center for Disease and Prevention Control (CDC) menyebut bahwa merokok dapat menyebabkan berbagai jenis kanker, termasuk di antaranya kanker serviks.
Mengutip Medical News Today, sebuah studi pada tahun 2019 menemukan bahwa perokok pasif atau mereka yang memiliki pasangan seksual sebagai perokok aktif memiliki risiko terhadap kanker serviks.
Nikotin dan zat lain dalam tembakau dapat masuk ke leher rahim melalui air mani, membahayakan sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel kanker.
4. Konsumsi makanan pencegah kanker serviks
Sebuah ulasan tahun 2019 menemukan bahwa makanan tertentu dapat membantu menurunkan risiko kanker serviks. Berikut beberapa makanan yang dapat melindungi tubuh dari paparan HPV:
- makanan dengan kandungan vitamin A, C, dan E, serta mineral seperti telur, jeruk, wortel, dan produk susu,
- makanan kaya vitamin B dan folat seperti brokoli dan kembang kol,
- alpukat,
- makanan kaya antioksidan,
- makanan kaya polifenol dan flavonoid seperti minyak zaitun, teh hijau, cokelat, blackberry, tomat, dan lainnya.
5. Rutin melakukan pap smear
Pap smear merupakan salah satu cara mencegah kanker serviks. Metode ini bertujuan untuk melihat keberadaan sel-sel yang berisiko berkembang menjadi kanker.
Mengutip laman Universitas Airlangga, tes ini dilakukan dengan mengambil sampel sel di leher rahim.
Anda bisa melakukan pap smear sesuai jadwal berdasarkan usia berikut itu:
- wanita usia 25-49 tahun pemeriksaan setiap 3 tahun,
- wanita usia 50-64 tahun pemeriksaan setiap 5 tahun,
- wanita di atas 65 tahun pemeriksaan dilakukan hanya saat ada keluhan tertentu pada serviks.
(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5855 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan