Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
PMI di Turki Dipastikan Selamat, Budiantara Siap Jika Istrinya Dipulangkan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebanyak 1.375 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Turki dipastikan selamat hingga Kamis (9/2/2023) siang.
Demikian disampaikan pernyataan dari Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali. Namun, hal tersebut masih mengikuti perkembangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Turki.
“Totalnya ada 1.375, informasi terakhir dalam kondisi aman. Tetapi KBRI saat ini masih berproses terus. Karena paska bencana itu tiap negara kan beda antisipasinya,” ujar Kepala Disnaker ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan saat ditemui di kantornya, Kamis (9/2/2023).
Rasa tenang juga dirasakan oleh kerabat dari Ni Kadek Adi Purwani (30), seorang PMI yang bekerja di Kota Antalya, Turki.
Suaminya, I Wayan Budiantara (32) yang tinggal di Banjar Punduh Kulit, Peguyangan, Denpasar, mengaku sempat khawatir saat mengetahui berita tersebut. Namun, istrinya kemudian memastikan kondisinya aman.
“Adik saya yang ngasih tahu (berita gempa Turki) di medsos. Selang berapa waktu istri saya yang nelpon. Kondisinya aman-aman saja katanya. Tapi ada imbauan untuk hati-hati ada gempa susulan,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Kamis (9/2/2023).
Budiantara juga memastikan kondisi tempat tinggal serta listrik dan air di kediaman istrinya juga masih normal.
Bahkan, dia menyebut istrinya yang bekerja di hotel sudah bekerja seperti biasa.
Meski begitu, Budiantara tetap menjaga komunikasi dengan istrinya setiap harinya. Terlebih, kendala terbesar yang dirasakan istrinya adalah cuaca Turki yang sedang dalam puncak musim dingin.
“Hari ini belum ada (komunikasi) karena di sana masih pagi masih istirahat. Terakhir kemarin malam jam 1 pagi terakhir komunikasi. Itupun baru pulang kerja jam segitu,” tuturnya.
Adi Purwani baru bekerja di Turki sejak enam bulan lalu. Budiantara menjelaskan istrinya memiliki kontrak dua tahun kerja di sana.
Karena itu juga, Budiantara yang tinggal bersama orangtuanya juga mengurus ketiga anaknya bersama Adi Purwani. Anak terbesarnya berusia 7 tahun dan sudah duduk di kelas 1 sekolah dasar, sedangkan yang paling kecil baru berusia 1 tahun.
Budiantara dan keluarganya siap mengikuti apapun arahan dari KBRI nantinya, jika istrinya harus dipulangkan atau diperbolehkan tetap bekerja. Dia juga mengharapkan agar situasi membaik.
“Ya harapannya semoga istri saya baik-baik saja tetap lancar kerjanya. Semoga bencananya juga sudah segitu saja,” pungkasnya.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang Turki Senin (6/2/2023) lalu. Hingga kini, bencana tersebut sudah menelan lebih dari 15 ribu korban jiwa. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4471 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2265 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1569 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1279 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun