Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Bule Ukraina Ber-KTP Bali Jadi Tersangka, Pihak Terlibat Hanya Saksi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekian minggu menjalani proses dan berkolaborasi dengan instansi lain, akhirnya bule Ukraina bernama Rodion Kriynin (39) berstatus tersangka.
Penyidik Direktorat Reskrimum Polda Bali menegaskan bahwa Rodion terlibat kasus pemalsuan KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang berlaku di Indonesia.
Penetapan tersangka ini dikatakan Kabidhumas Polda Bali Kombespol Satake Bayu Setianto kepada awak media, pada Selasa 14 Maret 2023. Menurutnya, Rodion warga asal Ukraina sudah berstatus tersangka sejak Senin 13 Maret 2023.
Padahal sebelumnya, Kombes Satake sempat mengatakan bahwa penyidik masih memerlukan 1 bukti lagi untuk menyeret Rodion sebagai tersangka dan akhirnya bisa terbukti.
Dijelaskannya, penetapan tersangka Rodion ini dilakukan oleh Subdit 4 Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) sesuai dengan LP/107/III/2023/SPKT Polda Bali tanggal 1 Maret 2023 tentang membuat dan menggunakan dokumen/KTP yang diduga palsu.
Dalam rangkaian kasus ini, Polda Bali awalnya telah menangkap tersangka warga asing asal Ukraina bernama Rodion Krynin. "Di KTP palsu, Rodion menggunakan nama Alexandre Nur Rudi," terangnya.
Setelah menemukan bukti permulaan yang cukup terkait kasus tersebut, Rodion dijemput dilokasi penahanannya di Kantor Imigrasi. Selanjutnya, Rodion lantas dipindahkan ke penahanan di rutan Polda Bali guna jalani proses hukum.
"Tersangka Rodion dijerat Pasal 263 ayat 2 KUHP tentang perbuatan pemalsuan surat dengan ancaman hukuman enam tahun penjara," ungkapnya
Namun, untuk bule asal Suriah bernama Mohamad Zghaib Nasir yang terlibat kasus yang sama, masih berstatus saksi dan belum jadi tersangka. Kombes Satake mengaku penyidik masih perlu berkoordinasi dengan pihak bank dan Imigrasi terkait barang bukti untuk melangkah ke proses tersebut.
Diberitakan, warga Denpasar dikagetkan penemuan kasus pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu oleh warga negara asing yakni Muhamad Zghaib Nasir (33) asal Suriah dan Rodion Krynin (39) asal Ukraina. Berdasarkan pengakuannya, keduanya mengeluarkan uang jutaan untuk membuat KTP di Bali.
Kasus ini ditangani oleh Kejaksaan, Imigrasi dan Polda Bali. Sejauh ini, pihaknya telah memeriksa beberapa saksi mulai dari Camat, Kepala Desa di Denpasar dan Badung yang dijadikan alamat kedua bule itu, Dinas Penduduk dan Pencatatan Sipil hingga imigrasi. Gelar perkara pun telah dilaksanakan. Namun sayang, hanya Rodion yang dijadikan tersangka.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4287 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1449 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 949 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 879 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 769 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun