Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Australia Borong 220 Rudal Tomahawk dari AS Senilai Rp13,4 Triliun
BERITABALI.COM, DUNIA.
Australia akan membeli 220 rudal jelajah Tomahawk dari Amerika Serikat, senilai AUD1,3 miliar atau setara Rp13,4 triliun. Rencana pembelian rudal Tomahawk ini telah disetujui oleh Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat pada Jumat (17/3).
"Australia adalah salah satu sekutu terpenting kami di Pasifik Barat. Lokasi strategis Australia berkontribusi secara signifikan untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di kawasan itu," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan AS, dikutip Al Jazeera.
Kemhan AS mengklaim dengan pengerahan sistem senjata Tomahawk, Australia bisa berkontribusi pada kesiapan global dan meningkatkan kemampuan pasukan AS yang beroperasi bersama secara global.
Persetujuan pembelian rudal Tomahawk diumumkan hanya beberapa hari setelah Australia mengumumkan proyek kapal selam bertenaga nuklir di bawah kesepakatan AUKUS.
Dilansir dari CNN, Tomahawk pertama kali dikerahkan dalam Perang Teluk tahun 1991. Rudal ini melesat pada ketinggian yang sangat rendah dengan kecepatan subsonik tinggi, dan dikendalikan dengan sistem panduan yang disesuaikan dengan misi.
Menurut Angkatan Laut Amerika Serikat, rudal ini bisa diluncurkan dari kapal selam buatan AS dan Inggris, serta dari kapal Angkatan Laut AS.
Tomahawk juga bisa digunakan oleh kapal perusak kelas Hobart Angkatan Laut Australia, juga kompatibel dengan kapal selam nuklir kelas Virginia yang dibeli Australia dari AS sebagai bagian dari kesepakatan AUKUS.
Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, mengatakan Australia membutuhkan rudal jarak jauh.
"Memastikan kami memiliki rudal serang jarak jauh adalah kemampuan yang sangat penting bagi negara ini," kata Marles.
Dia kemudian berujar, "Ini memungkinkan kami untuk dapat menjangkau lebih jauh di luar wilayah pantai kami, dan pada akhirnya itulah cara kami dapat menjaga keamanan Australia."(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8194 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5687 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3552 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2403 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan