Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Potensi Rob, Aktivitas Nelayan Tabanan Diprediksi Aman

Jumat, 21 April 2023, 09:16 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Potensi Rob, Aktivitas Nelayan Tabanan Diprediksi Aman.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Adanya potensi banjir rob atau banjir karena luapan air laut ketika terjadinya gerhana matahari hybrid yang bertepatan dengan bulan mati (tilem) pada Kamis (20/4) diprediksi akan menggangu aktivitas nelayan di Tabanan. 

Menurut Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tabanan, I Ketut Arsana Yasa, untuk kawasan pesisir selatan Tabanan, potensi banjir Rob diprediksi tidak akan menganggu aktivitas melaut nelayan. 

"Kondisi ini karena tinggi gelombang laut di wilayah selatan Tabanan relatif kecil karena sudah memasuki musim angin timur," jelasnya.

Potensi pasang tinggi berpotensi terjadi karena dipengaruhi oleh daya tarik bulan ketika memasuki periode bulan mati (tilem) atau purnama. Kondisi ini karena saat ini jarak antara bumi dan bulan berdekatan sehingga berdampak pada gelombang laut. 

Untuk tinggi gelombang sendiri, Arsana menyatakan jika tinggi gelombang di pesisir selatan Kabupaten Tabanan masih di bawah 2 meter. Sedangkan untuk kecepatan angin berkisar antara 17-25 km/jam pada siang hari,dan turun menjadi 7 km/jam di malam hari.

"Karena itu, saat ini nelayan di pesisir selatan Tabanan lebih cenderung melaut di malam hari karena saat ini sampai dengan bulan September mendatang merupakan periode melaut malam hari," tambahnya.

Sedangkan untuk jenis ikan yang menjadi buruan nelayan saat ini adalah jenis ikan seperti ikan layur, kerapu, dan beberapa jenis ikan karang lainnya. Sedangkan untuk lobster, masih tetap menjadi incaran, karena lobster ini merupakan salah satu jenis komoditi wajib di awasan pesisir selatan Tabanan. 

"Untuk lobster masih tetap ditangkap, tapi jadwalnya di siang hari. Karena jaring lobster dipasang malam harinya," ujarnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/tab



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami