Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Tradisi Nyekar Saat Idulfitri Jadi Berkah bagi Pedagang Bunga di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tradisi nyekar atau mengunjungi makam keluarga merupakan bagian dari perayaan hari Idulfitri di Jembrana.
Bagi para pedagang bunga, tradisi ini memberikan berkah tersendiri. Mereka tidak hanya menjual canang sari di pasar, namun juga menjual berbagai jenis bunga untuk dibawa dan dijual ke pemakaman muslim.
Baca juga:
Omzet Pedagang Bunga Melonjak
Bunga-bunga tersebut dibungkus dalam plastik kecil dengan harga mulai dari Rp5 ribu hingga Rp10 ribu perbungkus. Para pengunjung pemakaman pun merasa terbantu karena tidak perlu jauh-jauh ke pasar untuk mendapatkan bunga.
Salah satu pedagang bunga asal Desa Baluk Ni Ketut Sudantri mengaku bahwa selalu menjual bunga di depan pemakaman Kelurahan Loloan Timur Kecamatan Jembrana setiap kali tradisi nyekar dilakukan.
"Dengan modal hanya 100 ribu rupiah, bisa menghasilkan keuntungan sebesar 300 ribu rupiah," ungkapnya
Hal ini tentu menjadi peluang bisnis yang menguntungkan bagi para pedagang bunga musiman di Jembrana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4528 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2340 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun