Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
CATL Umumkan Teknologi Baterai Baru, Lebih Canggih dari Tesla
BERITABALI.COM, DUNIA.
Teknologi baru yang bisa mengubah masa depan baterai kendaraan listrik diumumkan oleh Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL).
Baterai itu disebut sanggup menyimpan kepadatan energi sampai 500 Wh/kg. Sebagai gambaran inovasi sebelumnya dari CATL, yaitu baterai sodium-ion hanya memiliki kepadatan energi 160 Wh/kg.
Sedangkan baterai Tesla yang terdiri dari 4.680 sel, yang dianggap tercanggih saat ini, kepadatan energinya 296 Wh/kg.
Menurut penjelasan CATL dalam keterangan resminya, Rabu (19/4), baterai yang bisa menyimpan energi sangat besar itu didapat dari teknologi baru biometrik elektrolit terkondensasi yang sangat konduktif.
Teknologi itu disebut menciptakan struktur jaringan level micron yang adaptif pada interaksi rangkaian untuk meningkatkan performa konduktif.
Baterai ini juga dijelaskan menggunakan bahan katoda dengan densitas energi sangat tinggi dan bahan anoda serta pemisah yang inovatif. Desainnya disebut untuk memaksimalkan performa pengecasan dan pemakaian yang baik serta buat pengamanan.
"Peluncuran teknologi mutakhir ini mendobrak batasan yang telah lama membatasi pengembangan sektor baterai dan akan membuka skenario baru elektrifikasi yang berpusat pada tingkat keselamatan bobot ringan," kata CATL.
Baterai ini ditujukan untuk aplikasi otomotif pada tahun ini, namun CATL juga menyebut cocok buat pesawat terbang. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan