Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Badung Bakal Kembali Kembangkan Budidaya Kakao
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dinas Pertanian dan Pangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung berencana akan kembali membudidayakan tanaman kakao yang sempat berkembang pada 1990 di beberapa daerah di Badung.
Budidaya Kakao dilakukan selain dinilai mampu menggairahkan para petani juga, permintaan buah kakao dinilai masih tinggi hingga saat ini.
Baca juga:
Kakao Jembrana Dapat Sokongan Kemenkop UKM
Pembudidayaan tanaman kakao akan menggunakan teknik serta varietas terbaru hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana belum lama ini di ruang kerjanya Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Desa Sempidi, Kabupaten Badung.
"Setahun lalu Pemkab Badung berkeinginan membangkitkan kembali pertanian kakao. Salah satu langkah identifikasi telah dilakukan dengan melibatkan para petani guna mengungkapkan apa permasalahan di hadapi selama ini," jelasnya.
Menurutnya, dari langkah identifikasi melibatkan para petani kakao yang telah dilakukan sebelumnya, akhirnya ditemukan, Kakao sebagian besar telah berumur puluhan tahun sehingga berdampak ke produktivitasnya.
"Umur kakao di daerah Badung rata-rata berumur 30 tahun jadi relatif sudah tua. Kondisi tersebut akhirnya berdampak pada produktivitas kakaonya," ujarnya.
Dirinya mengatakan, melihat permasalahan di hadapi para petani kakao maka, Kabupaten Badung akan membuat deplot kakao serta menggunakan teknik serta budidaya terbaru.
"Dengan teknik budidaya dan menggunakan varietas terbaru, selanjutnya akan melakukan peremajaan tanaman kakao. Misalnya tanaman kakao yang ada saat ini akan dilakukan stek guna mengganti dahan-dahan telah tua," ujarnya.
Dirinya mengatakan, penggunaan teknik budidaya baru diharapkan dapat merangsang minat petani kakao untuk merawat pohon-pohon kakaonya kembali. Selain itu, penyiapan kemitraan akan dilakukan dengan para petani kakao di hilirnya.
Wijana menambahkan, tanaman buah kakao sebelumnya dikembangkan di beberapa daerah di Badung seperti Kecamatan Mengwi, Abiansemal dan Kecamatan Petang, Badung.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan