Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Viral di Medsos, Dosen di Singaraja Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Kos Mahasiswi
bbn/tangkapan layar rekaman CCTV/Viral di Medsos, Dosen di Singaraja Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Kos Mahasiswi.
BERITABALI.COM, BULELENG.
Rekaman CCTV beredar di media sosial, dimana seorang dosen diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi di tempat kosnya.
Dari rekaman itu terlihat seorang laki-laki yang diduga oknum dosen menarik pinggang seorang perempuan. Tercatat waktu kejadian pada Jumat 5 Mei 2023 sekitar pukul 01.15 WITA.
Aksi cabul dosen tersebut terekam dalam dua potongan video berdurasi sekitar 9 detik. Terlihat korban yang tengah duduk di depan kamar, beberapa kali ditarik ke dalam oleh seorang pria yang diduga hendak memperkosanya.
Namun korban berusaha menolak dan melawan dosen yang hendak berbuat tidak senonoh. Video tersebut terlihat diunggah pada akun Instagram milik @aryulangun, dalam captionnya tertulis, "Rekaman CCTV pelecehan seksual & percobaan pemerkosaan oleh oknum dosen terhadap mahasiswinya. TKP Singaraja tanggal 5 mei 2023 pukul 01.15 WITA,".
Lebih lanjut dibeberkan kronologi peristiwa itu. Awalnya korban membuat status tentang permasalahan di media sosial WhatsApp. Oleh salah satu dosennya dikomentari dan ditawarkan solusi serta menanyakan alamat sang mahasiswi.
Mengingat selama ini dosen tersebut dikenal baik dan perhatian, tanpa rasa curiga korban mengirim lokasi kosnya. Ironisnya, sesampai di kos sang dosen malah meraba tubuh korban dan kemudian mencoba memperkosa korban.
"Melihat hal itu korban berlari dan membuka pintu. Sang dosen menarik paksa mahasiwi ke kamar dengan menarik bagian pinggang. Saking gemetar dan syoknya, mahasiswi takut berteriak dan hanya mampu melawan dengan mencoba keluar kamar," tuturnya dalam tulisan tersebut.
Bahkan setelah itu korban diancam skripsinya akan digagalkan jika menyebarkan peristiwa itu sembari menghapus percakapan dalam WhatsApp. Menariknya, dalam pengakuan korban sempat memotret dosen tersebut di kamar dan meminta rekaman CCTV di kos itu.
"Tolong bantu mahasiswi ini menemukan keadilan dan masa depan pendidikannya. Jangan sampai dia gagal skripsi disebabkan ancaman dosen tersebut padahal sudah jelas dia adalah korban pelecehan jika dilihat dari rekaman CCTV yang ada," tulisnya.
Dikonfirmasi kasus tersebut Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Picha Armedi menhatakan, sedang menyelidiki peristiwa dugaan pelecehan seksual dan percobaan pemerkosaan dalam video tersebut.
Hanya saja kata dia, pihaknya belum menerima laporan soal kejadian itu namun tetap akan melakukan penyelidikan ke lokasi.
"Kita akan cek ke lokasi dan melakukan kontak dengan pihak yang menyebarkan video. Dan video akan dijadikan alat bukti termasuk kami akan sita CCTV-nya. Yang jelas akan tetap ditindak lanjuti karena sudah viral kendati belum dilaporkan," tandas AKP Picha Armedi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5971 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2303 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan