Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Mahasiswa Tewas di Kamar Rumah Diduga Tersengat Listrik Saat Cas HP
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar ditemukan tewas dalam kamar rumahnya di Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan.
Korban bernama Yusuf Mahendra (24) diduga tewas usai tersetrum listrik saat menyalakan sejumlah barang elektronik di dalam kamarnya, termasuk ketika mengisi baterai ponsel.
Salah satu warga yang berada di sekitar lokasi, Daeng Rani, mengatakan korban ditemukan di dalam kamar dalam kondisi tidak bernyawa.
"Korban tergeletak di dalam kamar. Dia tinggal sendiri. Mamanya yang temukan. Kamarnya bau gosong tapi hapenya tidak rusak. Cuma, kipas angin yang seperti terbakar," kata Daeng Rani, Minggu (18/6).
Kapolsek Manggala Kompol Syamsuardi menuturkan korban ditemukan tidak bernyawa siang tadi.
"Korban ditemukan meninggal di dalam kamarnya. Kondisi korban terbakar seperti terkena sengatan listrik. Korban mahasiswa UIN Makassar," kata Syamsuardi di lokasi kejadian.
Tim Inafis Polrestabes Makassar bersama Tim Forensik Biddokkes Polda Sulsel, kata Syamsuardi, masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian korban.
"Korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih terkait penyebab korban meninggal dunia," jelasnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5542 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3485 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2334 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1172 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan