Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 18 Agustus 2026
Sembilan Sapi Hewan Kurban di Jembrana Dipotong, Dipastikan Layak Dikonsumsi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebanyak sembilan ekor sapi hewan kurban telah dipotong pada Rabu (28/6/2024). Hewan-hewan kurban ini telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, guna memastikan bahwa daging mereka layak dan aman untuk dikonsumsi.
Proses pemotongan hewan kurban dilakukan di rumah potong hewan (RPH) Jembrana, dengan total 61 titik pemotongan yang mendapatkan pengawasan dari dokter hewan. Pemeriksaan dilakukan baik sebelum maupun setelah pemotongan hewan kurban.
Selama pemeriksaan hewan kurban yang telah dipotong, dilakukan berbagai indikator pemeriksaan untuk memastikan bahwa mereka dalam keadaan sehat. Pemeriksaan meliputi organ dalam daging hewan kurban, seperti paru-paru, limpa, hati, dan ginjal.
"Selain itu, beberapa otot juga menjadi indikator dalam menentukan keberadaan parasit," kata Petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Jembrana, Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) bernama Gede Adi Adnyana, setelah melakukan pemeriksaan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan daging kurban, dapat dipastikan bahwa tidak ditemukan indikasi adanya penyakit pada hewan-hewan kurban tersebut. Pemeriksaan juga telah dilakukan sebelum pemotongan. Seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat dan tidak mengalami cacat.
"Semua dagingnya dalam keadaan sehat dan aman untuk dikonsumsi," tambahnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4567 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2370 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2025 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1637 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1074 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun