Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Jaya Negara 'Nyanggingin' Karya Metatah dan Atma Wedana Massal di Banjar Bun Denpasar
beritabali/ist/Jaya Negara 'Nyanggingin' Karya Metatah dan Atma Wedana Massal di Banjar Bun Denpasar.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara Ngayah Nyanggingin serangkaian Karya Metatah dan Atma Wedana (Memukur) Massal yang digelar di Banjar Bun, Desa Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (12/7) pagi.
Karya Metatah dan Memukur masal yang digelar untuk kali keempat ini turut dihadiri Wali Kota Denpasar periode Tahun 2008-2021, IB Rai Dharmawijaya Mantra.
Terlihat sejak pagi ratusan warga tampak memadati area Bale Peyadnyan untuk mengikuti prosesi Metatah Massal. Diiringi lantunan kidung dan suara gender, satu per satu rangkaian Metatah dilaksanakan secara khidmat.
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut menyampaikan, prosesi mepandes yang merupakan upacara manusa yadnya ini wajib dilakukan oleh umat Hindu khususnya pada anak yang baru beranjak dewasa.
Sehingga, selain merupakan sebuah kewajiban, upacara mepandes atau metatah ini merupakan sebuah upacara untuk mentralisisr sifat buruk yang ada pada diri manusia atau yang dalam Hindu disebut Sad Ripu.
“Metatah massal mencerminkan sifat menyama braya atau Vasudhaiva Kutumbakam untuk bergotong royong melakukan wujud bhakti kepada Sang Pencipta. Dan dengan pelaksanaan ini tentu kami berharap kedepannya dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, begitupun manusia dengan alam lingkungan harus tetap dijaga sebagaimana mestinya sehingga kehidupan tetap harmonis,” kata Jaya Negara.
Sementara Ketua Panitia Karya, I Wayan Suryawan mengatakan, upacara metatah massal dan upacara atma wedana (mamukur) merupakan agenda lima tahun sekali yang dilaksanakan oleh Banjar Bun dan tahun ini yang keempat kalinya.
Dimana kegiatan ini selain untuk warga Banjar Bun juga diperuntukan untuk umum. Yang mana upacara karya tahun ini diikuti oleh 98 orang peserta Metatah, dan 63 Puspa Atma Wedana.
"Karya Metatah dan Memukur masal ini secara rutin kami laksanakan setiap lima tahun sekali sebagai wujud sradha dan bhakti umat kepada leluhur dan Ida Sang Hyang Widi Wasa," jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3862 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang