Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Rusia Balas Dendam, Serang Balik Kota Pelabuhan Odesa di Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Pertahanan Rusia melakukan serangan balasan ke dua kota pelabuhan Ukraina, usai Kyiv menghancurkan Jembatan Crimea pada Senin (17/7) kemarin.
Dalam sebuah pernyataan, Kemhan Rusia mengaku melakukan "serangan balas dendam massal" di Odesa yang menjadi tempat markas besar Angkatan Laut Ukraina berada, dan di Mykolaiv, kota dekat pantai Laut Hitam.
"Angkatan bersenjata Rusia melakukan serangan balasan massal semalam menggunakan senjata presisi berbasis laut, terhadap fasilitas di mana tindakan teroris terhadap Rusia disiapkan menggunakan kapal tanpa awak," demikian pernyataan Kemhan Rusia, seperti dikutip Reuters, Selasa (18/7).
Kemhan Rusia menyatakan pihaknya telah menyerbu galangan kapal dekat Odesa, di mana kapal-kapal yang diduga digunakan Ukraina untuk menyerang jembatan Crimea sedang dibangun.
"Selain itu, fasilitas penyimpanan yang menampung 70 ribu ton bahan bakar untuk memasok peralatan militer Ukraina juga hancur," bunyi pernyataan tersebut.
Menurut Kemhan, semua target serangan sudah diserbu dan dihancurkan, dengan kebakaran dan ledakan sebagai buktinya. Reuters tidak bisa mengonfirmasi laporan ini secara independen.
Meski begitu, Angkatan Udara Ukraina sebelumnya menyebut enam rudal jelajah Kalibr 31 dari 36 drone telah ditembak jatuh. Sebagian besar penembakan itu terjadi di wilayah pesisir Odesa dan Mykolaiv.
Klaim penyerangan ini muncul setelah jembatan Crimea dihantam dua serangan hingga merusak struktur jembatan pada Senin (17/7) dini hari.
Sepasang suami istri tewas akibat serangan tersebut. Sementara putri mereka mengalami luka-luka.
Rusia menuduh Ukraina sebagai dalang penyerangan jembatan Crimea. Namun, Kyiv belum mengaku bertanggung jawab atas serangan di wilayah yang dicaplok Rusia pada 2014 itu.
Kendati begitu, seorang sumber dari Dinas Keamanan Ukraina (SBU) menyebut serangan tersebut merupakan "operasi khusus SBU dan Angkatan Laut Ukraina."
Sumber itu juga menambahkan bahwa serangan tersebut menggunakan drone angkatan laut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5508 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2317 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan