Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Rusia 'Buka Peluang' Kembali ke Kesepakatan Gandum dengan Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin akan mempertimbangkan untuk kembali ke kesepakatan gandum dengan Ukraina asalkan semua tuntutannya terpenuhi.
Mengutip AFP, ini adalah pertama kalinya pemimpin Rusia tersebut mengomentari sejak Moskow keluar dari kesepakatan penting minggu ini, yang memungkinkan kapal-kapal kargo melintasi dengan aman dari pelabuhan Laut Hitam.
"Kelanjutan kesepakatan gandum dalam bentuk saat ini telah kehilangan artinya," kata Putin dalam pertemuan pemerintahan.
"Tentu saja, kami akan mempertimbangkan kemungkinan untuk kembali ke kesepakatan tersebut, namun hanya dengan satu syarat: jika semua prinsip yang menjadi dasar kesepakatan yang disetujui oleh Rusia benar-benar diperhatikan dan dipenuhi," imbuhnya.
Dia menyebutkan penghapusan sanksi atas pasokan gandum dan pupuk Rusia ke pasar dunia sebagai salah satu syarat utama.
Moskow telah berkeluh kesah selama berbulan-bulan bahwa perjanjian terkait yang mengizinkan ekspor makanan dan pupuk Rusia tidak dihormati.
Putin mengatakan bahwa Rusia telah menunjukkan keajaiban ketenangan dan toleransi dengan memperpanjang kesepakatan tersebut beberapa kali.
Namun, dia menuduh negara-negara Barat menggunakan kesepakatan tersebut untuk tekanan politik.
"Alih-alih membantu negara-negara yang benar-benar membutuhkan, Barat menggunakan kesepakatan gandum untuk tekanan politik dan mengubahnya menjadi alat untuk memperkaya perusahaan multinasional dan spekulator di pasar gandum global," ujarnya.
Putin berbicara sesaat setelah angkatan darat Rusia menyatakan bahwa kapal-kapal kargo yang menuju ke pelabuhan Ukraina di Laut Hitam akan dianggap mungkin membawa muatan militer.
Kesepakatan gandum, yang diperantarai oleh PBB dan Turki, telah memungkinkan ekspor lebih dari 32 juta ton gandum Ukraina selama setahun terakhir.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3770 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1438 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1422 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1378 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1289 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun